Cegah Stunting, Maksimalkan Pemberian ASI Eksklusif dan Penggunaan Pil KB

Plt Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Kordinator Bidang KB BKKBN Prov Sumut, Kadis PPKB Kota Binjai, Ketua TP PKK Kota Binjai, Ketua IBI Kota Binjai saat acara peluncuran pil KB bagi ibu menyusui dalam mendukung ASI eksklusif guna mencegah stunting. (Foto/Ist).

Sehingga terjadi tanya jawab antara ibu pasca bersalin dan menyusui dengan kepala BKKBN RI membahas seputar peluncuran pil KB bagi ibu menyusui dalam mendukung ASI eksklusif guna mencegah stunting.

Hal tersebut dilakukan dalam meningkatkan cakupan pemakaian kontrasepsi pasca persalinan pada ibu menyusui.

Serta agar para pasangan usia subur (PUS), wanita usia subur (WUS) serta masyarakat luas mendapatkan informasi ketersediaan pil KB progestin bagi ibu menyusui dalam mendukung ASI eksklusif guna mencegah stunting.

Tujuanya untuk membangun pemahaman dan komitmen bersama tentang pentingnya pemakaian kontrasepsi pil KB bagi ibu menyusui dalam mendukung ASI eksklusif guna mencegah stunting.

Seperti yang disampaikan Vera warga Kota Binjai yang mengaku baru melahirkan pada 3 bulan yang lalu dan belum menggunakan pil KB.

Sehingga Ia mempertanyakan apakah pil BK cocok digunakan selesai melahirkan dan apakah bisa menghambat produksi ASI nanti.

Pertanyaan tersebut langsung jawab Kepala BKKBN RI Dr.(HC) dr Hasto Wardoyo Sp.OG (K) mengaku bahwa pil KB sangat baik digunakan oleh ibu dan tidak menghambat ASI.

“Pil KB yang hanya mengandung satu hormon, namanya estrogen itu tidak menghambat ASI bahkan mendukung untuk pemberian ASI,” ujar Hasto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Kordinator Bidang KB BKKBN Prov Sumut, Kadis PPKB Kota Binjai, Ketua TP PKK Kota Binjai, Ketua IBI Kota Binjai dan sejumlah akseptor KB. (Red)