Mendapat laporan kejadian ini, polisi langsung melakukan pendalaman dan berhasil menciduk tersangka pada Rabu (21/8/2/19) di rumah temannya di Desa Tanjung Morawa B. Saat itu tersangka Suhendra berencana kabur ke Provinsi Pekan Baru untuk menghilangkan jejak.
“Saat dilakukan penggerebekan, tersangka berusaha kabur dari petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas terukur,” urai Rafles.
Masih kata Rafles, saat ini tersangka Suhendra telah dibawa ke Mapolsek Tanjung Morawa untuk proses hukum lebih lanjut.
“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 354 KUHP dan Pasal 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukumannya di atas 10 tahun penjara,” pungkas Rafles. (Diva Suwanda)







