Delia Pratiwi Sitepu Ajak Masyarakat Ikut Program KB dan Peduli Stunting

Anggota DPR RI Komisi IX, Delia Pratiwi Sitepu dan Kaper BKKBN Sumut, Dr. Munawar Ibrahim SKp, MPH foto bersama dengan warga. (Foto/Ist)

LANGKAT | “Jangan malu-malu kalau kita membahas kontrasepsi, karena kalau malu dapat membuat salah paham, sehingga salah dalam memakai alat kontrasepsi, dampaknya angka kelahiran terus tinggi dan akan bertampak juga terhadap tingginya angka pravelensi stunting”.

Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Komisi IX, Delia Pratiwi Sitepu saat melakukan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting di Desa Serang Hilir, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Senin (21/08).

Lebih lanjut Delia Pratiwi mengajak seluruh peserta untuk peduli stunting dan merupakan tanggung jawab bersama.

“Stunting merupakan kondisi gizi kronis yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak. Anak-anak kita ini harus kita perhatikan gizinya, untuk masa depannya menjadi anak-anak yang cerdas dan sehat. Ke depan mereka inilah yang menjadi penerus kita, yang akan menentukan nasib bangsa kita,” jelasnya.

“Sebelum kemari tadi saya tanyakan kepada Kepala Dinas KB, berapa angka stunting di Kecamatan Pematang Jaya, mari kita perhatian bersama anak-anak stunting ini, kita perbaiki gizinya dan jangan ada yang membully, anak-anak ini merupakan tanggung jawab bersama, daerah ini kita harus bebas dari angka stunting,” ungkapnya.

Kaper BKKBN Sumut Dr. Munawar Ibrahim SKp, MPH foto bersama dengan warga. (Foto/Ist)

Hal senada diungkapkan Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Munawar Ibrahim SKp, MPH mengatakan untuk mengatasi stunting pada anak yang paling efektif adalah sebelum usia anak 2 tahun atau masih dalam masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Berikan ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan, berikan MPASI dengan olahan protein hewani. Pantau tumbuh kembang anak, dan berprilaku hidup bersih dan sehat,” ajak Munawar.

Munawar juga mengajak masyarakat untuk berpartispasi aktif dalam program-program yang dilaksanakan oleh BKKBN, antara lain Program Bina Keluarga Balita, Program Bina Keluarga Remaja dan Program Bina Keluarga Lansia serta tidak lupa mengajak seluruh masyarakat menjadi Peserta KB.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kaper BKKBN Sumut, Dr. Munawar Ibrahim SKp, MPH, Camat Kecamatan Pematang Jaya, Dian Kurniawan Siregar, Ketua Pokja Advokasi dan KIE Perwakilan BKKBN Sumut, Rabiatun Adawiyah, Kepala Desa Serang Hilir dan diikuti oleh 350 orang masyarakat. (Red)