MEDAN | Dewan Pimpinan Daerah Serikat Buruh Nasional Indonesia (DPD SBNI) Kota Medan menggelar acara halal bihalal Idulfitri 1446 H / 2025 M di Jalan PLTA Komplek PLN Rengas Pulo Medan Marelan Kota Medan, Minggu (13/04/2025).
Acara halal bihalal dihadiri Ketua Depeda SBNI Kota Medan Habibul Hasan SH, sekretaris Endang SH bendahara Supriono SH serta ratusan anggota SBNI Kota Medan.
Pada acara itu turut hadir tamu undangan lainnya antara lain : Kadisnaker Kota Medan diwakili Kabid Perselisihan Marisih Sinaga, Ketua dan Sekretaris FSP LEM SPSI Kota Medan Gimin SH dan Supranoto SH , Ketua FSP RTMM SPSI Kota Medan Ahmad Rivai, SH, FSP KEP SPSI Kota Medan serta serikat pekera dan serikat buruh lainnya.
Ketua Depeda SBNI Kota Medan Habibul Hasan dalam sambutan mengatakan kegiatan halal bihalal merupakan bagian dari silaturahmi idul fitri 1446 H /2025 M pengurus dan anggota Depeda SBNI Kota Medan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1446 H.
Dengan mengangkat thema “Bersama menjaga silaturahmi kekompakan serta kegotong royongan dalam anggota” diharapkan mampu menumbuh kembangkan rasa kebersamaan pengurus dan anggota tersebut.
“Pada kesempatan yang baik ini kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan bathin.” ucap Habibul Hasan.
Lebih lanjut Habibul mengatakan dinamika yang terjadi saat ini terutama terhadap organisasi serikat pekerja serikat buruh adanya kekurangan anggota dan ini terjadi hampir diseluruh serikat pekerja serikat buruh dikota Medan dan merupakan dampak dari perkembangan dunia global.
Pengurangan anggota itu salah satunya bisa terjadi karena adanya PHK oleh pihak perusahan dimana mereka kehilangan pekerjaan dengan sendirinya akan keluar dari organisasi serikat pekerja dan serikat buruh.
Sebenarnya kehadiran serikat pekerja dan serikat buruh dapat membantu dalam memperjuangkan kesejahteraan dan hak hak pekerja dan buruh
“Ikut serikat pekerja serikat buruh merupakan bagian dari kebebasan berserikat yang dijamin UU” tegas Habibul Hasan.
Disamping itu Habibul Hasan juga menyoroti perkemangan dunia global belakangan ini dimana terjadinya kenaikan pajak eksport oleh USA
Akibat dari kenaikan pajak itu akan berpengaruh langsung pada eksport komoditi Indonesia keluar negeri dan lebih tragis lagi adanya ancaman PHK massal terhadap para pekerja dan buruh terutama pada perusahaan yang kosentrasi eksport barang keluar negeri.
“Ini juga bisa menimbulkan banyaknya barang- barang import masuk ke Indonesia.” ujar Habibul.
Habibul berharap pemerintah dapat melakukan tindakan dan mencari jalan keluar agar perusahaan yang melakukan eksport tidak tutup atas kebijakan USA guna menghindari terjadinya PHK terhadap pekerja dan buruh.
Sementara itu Kabid Perselisihan Disnaker Kota Medan Marsih Sinaga menyambut baik kegiatan acara halal bi halal yang dilaksanakan Depeda SBNI Kota Medan.
“Salam dari bapak Kadisnker karena tidak dapat hadir pada acara halal bi halal ini.” ujar Marisih Sinaga
Menurutnya juga merasakan adanya kekhawatiran terjadinya PHK terhadap kebijakan kenaikan pajak ekspor oleh pemeritah USA.
“Di Kemenaker pun uda akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK.” ujar Marisih Sinaga.
Namun begitu Marisih berharap setiap permasalahan PHK dapat dilakukan dengan baik dan santun antara pekerja dan pengusaha terutama dalam menuntut hak – hak pekerja sehingga hak- hak itu dapat dipenuhi sesuai keinginan dan harapan bersama.
” Saya berharap hubungan Disnaker dan serikat pekerja serikat buruh dapat terjalin dengan baik dan Medan untuk semua.” pungkas Marisih Sinaga.
(OM-32)







