MEDAN | Chief Executive Officer (CEO) JP-Holding Inc jalin kerjasama peluang bagi tenaga profesional lulusan Universitas Darma Agung (UDA) di perusahaan perusahaan ternama di Jepang.
Kerjasama tersebut disosialisasikan dalam kegiatan rekrutmen tenaga kerja profesional yang berlangsung di Hermina Center Universitas Darma Agung, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan kerjasama lintas universitas menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan pasar kerja internasional yang terus berkembang.
Chief Executive Officer (CEO) Tohru Sakai menjelaskan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam JP-Holding Inc membuka peluang karier bagi lulusan UDA melalui program pelatihan gratis tanpa pungutan biaya.
Menurutnya, kesempatan tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan Fakultas Ilmu Keperawatan, tetapi juga terbuka bagi mahasiswa dari berbagai program studi lainnya sesuai kebutuhan industri di Jepang.
“Yang terpenting adalah kesiapan sumber daya manusia, termasuk kemampuan berbahasa Jepang. Penguasaan bahasa menjadi kunci utama memahami standar kerja, membangun komunikasi yang efektif, serta menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan di lingkungan kerja,” ujar Sakai.
Sakai didampingi Bob Tobing menegaskan, sektor kesehatan di Jepang menuntut ketelitian dan kemampuan komunikasi yang tinggi. Karena itu, kemampuan bahasa tidak hanya alat komunikasi, tetapi instrumen penting dalam menjamin keselamatan pasien maupun pekerja.
Dalam kesempatan yang sama, Bob Tobing menjelaskan perusahaan-perusahaan di bawah jaringan JP-Holding Inc merupakan perusahaan resmi dan memiliki tata kelola transparan dan akuntabilitas.
Menurut Bob, dunia kerja Jepang tidak hanya menilai kompetensi teknis, tetapi juga karakter, disiplin, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan budaya setempat.
“Perusahaan membutuhkan tenaga kerja profesional yang mampu menghormati nilai-nilai dan budaya masyarakat Jepang. Karena itu, integritas menjadi faktor yang sama pentingnya dengan keterampilan,” katanya.
Bob Tobing menambahkan, seluruh proses penempatan tenaga kerja dilakukan melalui mekanisme legal dan terikat kontrak kerja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan demikian, para pekerja memperoleh kepastian hak dan perlindungan, mulai dari jaminan sosial, keselamatan kerja hingga kesejahteraan selama berkarier di Jepang.
“Setiap tenaga kerja yang ditempatkan harus melalui prosedur resmi. Kami ingin memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan hukum dan bekerja secara legal,” tegasnya.
Peluang Profesional
Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Darma Agung, Hana Nelsri Kaban, menyambut positif kerja sama kolaboratif antara perguruan tinggi dan dunia industri internasional
Menurut Hana, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas serta daya saing lulusan Universitas Darma Agung di tengah dinamika dan tantangan pasar kerja global.
Ia menilai, kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga profesional di Jepang dapat menjadi peluang bagi lulusan Universitas Darma Agung untuk mengembangkan kompetensi sekaligus pengalaman kerja di lingkungan internasional.
“Kerja sama ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperoleh kesempatan berkarier di tingkat global. Kami ingin lulusan UDA tidak hanya siap bersaing di dalam negeri, tetapi juga menunjukkan kualitasnya di kancah internasional,” ujarnya.
”Melalui kemitraan ini, UDA menegaskan komitmennya memperkuat kapasitas lulusan untuk menjawab tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif dan tanpa batas geografis, “tandasnya.
Sebelumnya, sosialisasi rekrutmen tenaga kerja di Hermina Center Universitas Darma Agung, turut dihadiri para civitas akademika, dan diselingi diskusi tanya jawab guna memastikan jaminan perlindungan bagi pekerja, baik secara hukum maupun jaminan sosial. (OM-09)







