Aceh  

Di Peringatan HANI, Bupati Ajak Masyarakat Ubah Julukan Galus Sebagai Daerah Penghasil Ganja

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru saat menghadiri acara peringatan HANI bersama BNNK. ORBIT/Putra

Gayo Lues-ORBIT: Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru hadi di peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2019, acara tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas”. Acara berlangsung di Halaman Gedung Balai Musara Gayo Lues, Kamis (27/6).

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru dalam kesempatan tersebut membacakan pidato Wakil Presiden Republik Indonesia, H Jusuf Kalla.

“Indonesia merupakan negara yang besar. Dan memiliki penduduk terbanyak di urutan keempat Dunia tentunya banyak permasalahan yang sedang dihadapi dalam lingkungan Masyarakat Indonesia, salah satu permasalahan besar yang sedang dihadapi saat ini adalah penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dampak negatifnya sambungnya, sangat berpengaruh bagi generasi muda yang saat ini disebut generasi milenial, oleh karena itu pembentukan SDM sangatlah penting pembinaan keterampilan, kreatifitas dan berkarakter serta sehat fisik dan mental merupakan hal yang amat penting untuk generasi milenial Indonesia.

Untuk itu menghindari penyalahgunaan narkoba sangatlah penting bagi generasi muda Indonesia, agar generasi muda Indonesia kembali sebagai generasi penerus yang mandiri, sehat dan penuh kreativitas. Sudah saatnya generasi milenial kita arahkan sebagai pegiat anti narkoba.

“Tentunya juga dengan bimbingan kita bersama marilah kita bersama-sama memerangi peredaran narkoba, sudah saatnya kita semua pihak untuk memerangi peredaran narkoba di lingkungan kita masing-masing stop Narkoba, ciptakan generasi sehat dan kreatif,” jelas Amru menuampaikan pidato Jusuf Kalla.

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru, juga menyampaikan bahwa, Gayo Lues menjadi salah satu penghasil ganja yang cukup familiar di Indonesia oleh karena itu semua pihak harus berusaha mengubah julukan ini dan itu tentunya ini menjadi tanggungjawab bersama.

“Kemudian melalui acara ini saya juga mengucapkan selama kepada Fauzul Iman yang telah dilantik sebagai Kepala BNNK Gayo Lues yang baru saja dilantik seperti yang diinformasikan oleh kepala BNNK yang baru, kita telah menerima penghargaan dari Presiden atas kontribusi kita bersama memerangi peredaran narkoba.

Di kesempatan yang sama Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman ST. Juga melaporkan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian kita terhadap peredaran narkoba dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga upaya untuk mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi milenial sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda agar menghindari penyalahgunaan narkoba.

Setiap tahun ada sekitar dua juta lebih mahasiswa terjerat narkoba, dan sekitar empat belas juta siswa yang mulai mengenal dan menggunakan narkoba, serta ditambah lagi dengan para pekerja dan lapisan masyarakat lainnya.

“Saat ini peredaran narkoba bukan hanya di lingkungan masyarakat saja, namun sudah diperdagangkan melalui internet dengan jaringan yang lebih luas. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar Tujuh Belas jenis narkoba yang beredar di Indonesia. Untuk itu kami membuat program untuk meluaskan sarana informasi tetang penyalahgunaan narkotika BNN sudah mengadakan Pencanangan Desa Bersih Narkoba,” ungkapnya.

BNNK menyediakan media sosial dan berbagai media pengaduan dan berkerjasama dengan pihak lapas dalam upaya merehabilitasi ketergantungan narkoba pemberian pelayanan rehabilitasi pecandu atau penyalahgunaan narkoba.

Serta P4GN dan GDAD untuk sosialisasi mengenai penyalahgunaan narkoba. Dan program ke depan ingin membuat rumah rehab untuk penyalahgunaan narkoba pemberantasan narkoba ini sangat perlu dilakukan bersama.

“Karena menurut pantauan BPS bahwa Sekitar 50 orang meninggal setiap harinya karena penyalahgunaan narkoba dan sekitar 18 ribu orang meninggal pertahunnya. Semoga dengan adanya sinergisitas kita bersama perlahan-lahan dapat membebaskan Gayo Lues dari jeratan narkoba,” tegas Fauzul. On-Put