Dinilai Tak Transparan, KPU Karo Didemo

TANAH KARO | Aktivis masyarakat yang tergabung dalam Community Oposisi Rakyat Independent (CORI), menggelar aksi unjukrasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo, Jalan Selamat Ketaren nomor 9 Kabanjahe, Rabu (4/11/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Dalam orasinya, juru bicara CORI, Nhov Trakapta Putra Kaban menyebut KPU Karo tidak profesional dan layaknya “makhluk gaib” gemar menyembunyikan informasi publik dalam proses penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Karo dalam Pilkada Karo tahun 2020.

Ketua CORI, Jakub Sitepu, yang dikonfirmasi orbitdigitaldaily.com di disela-sela aksi di kantor KPU Karo mengatakan, surat keputusan dan berita acara KPU Karo pada tanggal 23 September 2020 tentang penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati 2020, telah menciptakan sebuah drama ketidakprofesionalan dan kurangnya transparansi KPU Karo.

Dimana, diduga telah terjadi sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon, namun pihak KPU dan Bawaslu Karo sepertinya tutup mata dan ikut melakukan pembiaran dengan menutup halaman website KPU Karo beberapa waktu lalu.

“Kita meminta agar KPU Karo lebih trasparan kepada masyarakat dengan kembali membuka halaman resmi website KPU Karo. Karena laman website KPU Karo yang sebelumnya dapat diakses kini sudah hilang dan sampai sekarang belum diketahui dimana keberadaannya,” kata Jakub didampingi Sekertaris CORI, Nhov Trakapta Putra Kaban SH.

Sementara, juru bicara aksi Nhov Trakapta Putra Kaban SH menyebutkan, merasa kecewa terhadap pihak KPU Karo. Karena dari ke lima Komisioner KPU Karo tidak ada yang berhasil ditemui pada saat aksi. Padahal katanya, pemberitahuan aksi unjukrasa ini telah diberitahukan beberapa hari sebelumnya.

“Kami kecewa. Tidak ada satupun Komisioner KPU Karo yang menyambut, sehingga sampai saat ini kami belum mendapatkan jawaban apapun atas apa yang CORI suarakan” ujarnya.

Untuk itu katanya, CORI akan melakukan aksi selanjutnya termasuk melaporkan hal-hal yang dianggap menyalahi kepada pihak menegak hukum, termasuk ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPU Karo. Ketua KPU Karo Gemar Tarigan ST, yang dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp miliknya pada belum memberikan jawaban.

Reporter : David Kaka