Dirikan Tower Seluler Tanpa Izin ,Telkomsel Diduga Serobot Aset Pemkab Karo

oleh -459 views
Terkelin dan rombongan menemukan bangunan Tower seluler milik Telkomsel diatas lahan milik Pemkab Karo tanpa memiliki ijin. (Foto : Daniel manik)

TANAH KARO Diduga tidak memiliki izin, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH menemukan bangunan tower milik Telkomsel berdiri kokoh diatas lahan milik Pemerintah Kabupaten Karo, di Stasion Terminal Agribisnis (STA), Desa Bandar Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Rabu ( 20/05/2020).

Atas penemuan bangunan liar berbentuk tower seluler setinggi 42 meter itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana pun berang dan langsung meminta Kasat Pol PP Kabupaten Karo Hendrik Tarigan dan pihak Dinas Perijinan didampingi Kepolisian Resort Tanah Karo segera turun ke lokasi untuk menyegel dan memutus arus listrik ke tower milik Telkomsel itu, disaksikan Kepala Desa Bandar Tongging.

Modusnya sangat rapi, tower berdiri tidak dipasang secara permanen, namun secara temporer, artinya sewakru-waktu dapat dipindahkan. “Pihak yang melakukan trik iyu, cukup lihai mengelabui masyarakat sekitar dan pemerintah setempat, dalam mengelabui pendirian tower, tentu sangat kelewatan yang dilakukan pihak Telkomsel, dengan menutup mata berani mendirikan tower Telkomsel diatas aset milik Pemkab Karo, sesuai plang tertulis, lahan dan lokasi ini milik Pemkab Karo,” kecam Terkelin.

“Disisi lain, diduga tower ini beridiri tanpa ada ijin yang dikeluarkan pihak Dinas Perijinan Kabupaten Karo ditambah dugaan pencurian arus listrik milik PLN Cabang Merek. Karena itu, Saat itu juga Bupati Karo meminta Camat Merek Juspri Nadeak berkordinasi dengan Kasat Pol PP mengadukan permasalahan itu ke Polres Tanah Karo bagian Tindak Pidana tertentu ( Tipiter).

Sekilas berdirinya tower seluler milik Telkomsel itu, seorang yang mengaku penjaga malam lokasi STA, UM. Ginting, sudah berkisar 17 tahun tinggal di lokasi STA Bandar Tongging menjelaskan bahwa, pembangunan tower itu katanya dulu hanya untuk sementara, dengan dalih numpang parkir, jadi saya tidak tahu begini jadinya, ternyata sudah satu tahun lebih sejak bulan januari 2019, beroperasi, sesuai surat perjanjian saya dengan pihak Telkomsel dulu, katanya hal itulah sebabnya saya biarkan saja,” akunya.

Tower ilegal milik Telkomsel dibangun diatas milik Pemkab Karo tanpa memilikim ijin. (Foto : Daniel Manik)

“Nama yang mengaku dari pihak Telkomsel itu Surya. Namun saat dihubungi ketika itu juga, melalui handphone, Surya, terkesan mengelak dan mengaku sudah pindah tugas ke Bengkulu. Parahnya lagi, tidak ada nomor kontak pihak Telkomsel di Kabanjahe yang bisa dikonfirmasi,” ujarnya.

Penemuan bangunan liar milik Telkomsel itu berawal dari peninjauan Bupati Karo Terkelin Brahmana dan rombongan ke STA Merek untuk memastikan bakal lokasi pembangunan gedung uji KIR Dinas Perhubungan Kabupaten Karo.

Ternyata saat peninjauan itu, secara tidak sengaja Terkelin dan rombongan melihat dan menemukan satu unit bangunan tower seluler berdiri kokoh diatas lahan milik Pemkab Karo. Setelah dikonfirmasi kepada penjaga malanm STA Dinas Perhubungan di Bandar Tongging, ternyata bangunan setinggi 42 meter itu itu milik Telkomsel, dan tidak memiliki ijin dari pihak terkait.

Turut mendampingi Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi, Kepala Dinas Pertanian Metehsa Purba, Kepala Dinas Perhubungan, Gelora Fajar Purba, SH, MH, Kabag Umum Hotman Brahmana dan Camat Merek, Juspri Nadeak.

Reporter : Daniel Manik