LANGKAT | Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Dinas Pendidikan, mengucurkan dana senilai Rp 175 juta untuk program rehabilitasi ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri 053992 Kwala Serapuh, Desa Kwala Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.
“Anggaran Rp 175 juta di R-APBD 2025 untuk rehab dua ruang kelas,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Gembira Ginting, melalui Kepala bidang SD Fajar Kurniawan, Kamis (3/7/2025).
Dikatakan Fajar, diharapakan dana tersebut nantinya dapat digunakan rehabilitasi sarana sekolah dasar yang selama ini banyak yang rusak.
“Dana tersebut dialokasikan melalui Dinas Pendidikan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Tahun 2025. Diharapkan bantuan nantinya mampu meningkatkan taraf kualitas pendidikan di wilayah yang dekat pesisir,” harap Fajar,
sembari memyampaikan telah melakukan peninjauan beberapa waktu lalu ke sekolah tersebut.
Selain di R-APBD, Kepala Bidang Pendidikan SD mengatakan, Dinas Pendidikan Langkat juga akan menganggarkan di P-APBD 2025 nantinya yang kemungkinan anggaran lebih besar.
Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur sekolah diharapkan dapat menciptakan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi siswa dan peningkatan kesejahteraan dan status para guru.
“Dengan demikian, kualitas pembelajaran juga meningkat, sehingga murid-murid dapat menerima pendidikan yang lebih baik,” tutup Fajar Kurniawan.
Kondisi Sekolah
Di beritakan sebelumnya. Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 053992 Kwala Serapuh yang tampak rusak dan minimnya tindakan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.
Kondisi bangunan Sekolah Dasar yang berlokasi di Desa Kwala Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan kerusakan parah pada fasilitas sekolah tersebut.
Dimana dalam cuplikan video berdurasi 41 detik yang diunggah akun facebook Chaidir Nst, tampak jelas kondisi bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan, dinding kayu yang lapuk, plafon yang jebol, serta atap seng yang berlubang.
Dalam video itu juga terdengar narasi, “Rumah sekolah Desa Kwala Gebang hancur hingga tidak layak, bocor semua. Ini ruang kelas tiga, ini ruang kelas dua SD,” ujar suara dalam rekaman tersebut. (OD-20)







