Medan  

Dosen Institut Kesehatan Helvetia Gelar Sosialiasi Bahaya Kanker Payudara

Peserta Sosialisasi Bahaya Kanker Payudara

Dijelaskannya bahwa deteksi dini kanker payudara terdiri dari Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Pemeriksaan klinis payudara dan mammografi. Deteksi dini terkait dengan pengobatan yang tepat adalah stategi yang paling efektif untuk mengurangi angka kematian akibat kanker payudara. Cara deteksi dini yang mudah, murah dan dapat dilakukan sendiri yaitu dengan SADARI.

Putri mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan remaja bahwa pemeriksaan payudara sendiri sangat penting untuk mendeteksi dini kanker payudara. Dan saya juga menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk keterampilan remaja putri dalam melakukan SADARI untuk mendeteksi dini kanker payudara khususnya remaja putri.

“Mereka masih menganggap hal ini tabu di dengar masalah SADARI. Padahal SADARI itu sangat penting dan berguna bagi mereka untuk mendeteksi secara dini kanker payudara yang merupakan kanker no 2 mematikan bagi wanita di dunia,” ujarnya .

Dijelaskan kembali masa remaja merupakan suatu tahap perkembangan dari masa anak-anak menuju masa masa dewasa akan terjadi perubahan fase kehidupan dalam hal fisik, fisiologis dan sosial. Pada masa remaja sebagai titik awal proses reproduksi. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) hingga saat ini merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang cukup efektif. SADARI mudah dilakukan dan dapat diterapkan kepada semua usia, baik remaja dan wanita dewasa. Dengan melakukan SADARI yang benar dan rutin, sebanyak 80% kanker payudara bisa ditemukan

Dalam kesempatan ini, para peserta remaja putri di kumpulkan di dalam sebuah kelas untuk mendapatkan pengetahuan dan pendidikan tentang melakukan SADARI untuk mendeteksi dini kanker payudara.rel