DPRD, Pemkab Karo dan Pengusaha Gelar RDP Tumpas Pungli Raja Berneh

RDP DPRD Karo membahas dugaan pungli menuju lokasi wisata pemandian air panas Raja Berneh (Semangat Gunung). Foto/Ist.

Sementara Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH SIK mengatakan, masalah ini harus kita selesaikan dan membuat aturan untuk segera ditetapkan dan perbuatan pungli jelas melanggar hukum . Menyangkut permasalahan ini, saya sudah koordinasikan dengan Bupati Karo, agar setiap hari 6 orang petugas yang terdiri dari Pemkab, Polri dan TNI di tempatkan di lokasi untuk mengantisifasi adanya kutipan liar.

“Kita harus satu presepsi menangani pungli yang teroganisir sembari menunggu payung hukum yang sedang di siapkan Pemkab Karo yang saat ini sudah berada di Propinsi,” katanya.

“Sebenarnya saya ingin dari dulu menyelesaikan permasalahan ini dengan duduk bersama seperti ini. Permasalahan ini timbul karena Pemkab tidak bisa mengutip restribusi sehingga timbulah Bumdes dan oknum-oknum preman yang mengutip pada jam-jam tertentu, sehingga kita juga telah melakukan patroli-patroli ke lokasi itu. Untuk itu, solusi yang terbaik adalah membuat pos terpadu yang bertugas 24 jam dengan 3 sip. Untuk itu marilah kita saling membantu guna menghentikan pungli itu,” ucap Kapolres Tanah Karo.

Sedangkan Bupati Karo Cory S Sebayang mengatakan,untuk mengatasi maraknya pungli menuju lokasi pemandian air panas, malam ini sudah ada tim yang berjaga di lokasi menuju pemandian air panas,sembari menunggu aturan atau payung hukum yang saat ini sudah berada di Propinsi.

Diperoleh informasi tim yang bertugas mencegah pungli itu terdiri dari Pemkab Karo, Polres Tanah Karo dan Kodim 0205/TK.

Turut hadir, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting,Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH Sik,perwakilan Kodim 0205/ TK dan perwakilan Kejari Karo serta para kepala OPD, Kepala Desa Daulu dan Semangat Gunung serta BPD kedua desa.

Reporter : Daniel Manik