DR Rahmat Shah Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya Dari Presiden Jokowi

oleh -215 views

MEDAN – Pengusaha sukses dan diplomat yang memperoleh gelar Lord of Rudge dari Inggris, ini telah memperoleh sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun internasional dalam berbagai bidang.

Pendiri dan pimpinan Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Medan, satu-satunya di Asia untuk pendidikan konservasi.

Ia juga seorang pemburu dan petualang yang telah menjelajahi hutan belantara, menyelami sungai dan laut di berbagai belahan dunia.

Sebagai seorang pengusaha sukses ia telah banyak membantu pembangunan sarana olahraga, pendidikan, tempat ibadah, tempat hiburan masyarakat, membangun museum satu-satunya di Asia, dan melakukan kegiatan sosial di mana-mana, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkannya.

Sehingga tak heran jika Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi telah menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepadanya bersama tokoh lainya yang dinilai berjasa luar biasa untuk Indonesia. Penganugerahan itu digelar di Istana Negara Jakarta, Kamis lalu (13/8/2020).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-75 RI. Pemberian tanda jasa kehormatan itu merupakan hasil persetujuan dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Hal itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51, 52, dan 53/TK/TH 2020 tanggal 22 Juni 2020 dan Nomor 79, 80, dan 81/TK/TH 2020 tanggal 12 Agustus 2020.

Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dianugerahkan kepada DR Rahmat Shah (Anggota DPD RI 2009-2014 dan Anggota MPR RI 1999-2004) yang mengharumkan nama Sumatera Utara dan Indonesia.

“Memang tanda kehormatan bintang mahaputera nararya dianugerahkan kepada saya oleh Presiden RI, Jokowi di Istana Negara Jakarta, pada 13 Agustus 2020. Tapi ini semua berkat doa dan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat Sumatera Utara dan ini menjadi milik kita semua. Bahwa seorang putra bangsa yang lahir di Pardagangan hanya dari seorang anak ulama bisa meraih prestasi tertinggi atau anugerah tertinggi di republik indonesia,” kata Rahmat Shah kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa (15/9/2020) saat acara silaturahmi dan syukuran di Hall “Rahmat” International Wildlife Museum & Gallery Jalan S Parman No 309 Medan.

Hal itu kata Rahmat Shah karena keikhlasan dan perbuatan dan memberi kepada sesama membantu berbagai pihak tanpa pamrih.

“Alhamdulillah Allah memberikan jalan terbaik. Dengan kerja keras dan sungguh-sungguh dengan niat ikhlas, Allah akan memberi kemudahan sehingga hal ini bisa dicapai. Tapi bagi saya penghargaan ini sebagai motivasi bahwa dengan melakukan kebaikan dengan niat yang tulus semuanya bisa terjadi. Jadi marilah kita sama-sama melakukan kebaikan sekecil apapun kepada siapa pun dimana pun kita berada,” ujarnya.

Bahkan acara yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan itu dilakukan sesi pemutaran video singkat terkait biografi dan dokumentasi perjalanan dan prestasi serta penghargaan yang diraih Rahmat Shah selama ini dan diisi juga dengan tausiah oleh Al Ustad, Mudzakir MA, Guru Besar UINSU dan ditutup doa bersama yang dipimpin Tuan Guru Batak.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengucapkan selamat atas penganugerahan tanda kehormatan bintang mahaputera nararya dari Presiden RI, Jokowi kepada Rahmat Shah.

“Saya mengucapkan selamat kepada pak Rahmat Shah atas penghargaan yang diraih dari presiden RI, Kita sebagai warga Sumut mengenal beliau dan apa yang beliau lakukan. Kita berharap ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi warga Sumut. Semoga semakin banyak orang yang berbuat tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri tetapi juga kepentingan orang banyak,” kata Musa Rajekshah.

Sementara Ketua DPD RI, periode 2019-2024, La Nyalla Mattalitti mengatakan di depan presiden RI, Jokowi menganugrahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputra Nararya kepada Rahmat Shah.

“Semoga menjadi tokoh bangsa yang memotivasi dan menginspirasi kita semua,” ujarnya.

Turut hadir Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeck Shah, Sejumlah Anggota DPD RI, dan Anggota DPR RI Djohar Arifin Husin, para Konjen Negara Sahabat, Tokoh agama, Ketua MUI Medan Prof Dr Mohd. Hatta, Tuan Guru Batak (TGB), Ahmad Syakban Rajagukguk, unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh lainnya.

Reporter: Antonius Samosir