JAKARTA | Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana meningkatkan jumlah konser K-pop sebagai bagian dari hasil pembicaraan dalam kunjungan ke Korea Selatan.
“Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan ini khusus untuk penggemar K-pop, berencana untuk meningkatkan jumlah konser,” kata Menlu Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta pada Rabu.
Sugiono secara khusus menyoroti pertemuan Presiden Prabowo dengan Carmen, salah seorang anggota grup K-pop Hearts2Hearts (H2H) yang berasal dari Indonesia di Seoul pada Rabu (1/4).
Seperti yang diunggah pada akun resmi media sosial Presiden Korsel Lee Jae Myung, ketiganya kompak melakukan simbol jari hati atau finger heart, sebuah pose yang umum digunakan para idola K-pop bagi para penggemarnya.
Carmen, yang bernama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, merupakan warga negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan.
“Tapi tentu saja, sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dan hubungan kita dengan berbagai negara di dunia,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga memaparkan bahwa dalam kunjungannya ke Jepang, Presiden Prabowo menyepakati komitmen investasi sebesar 23,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp401 triliun.
Sedangkan kunjungan di Seoul, Korea Selatan, tercapai kesepakatan konkret berupa penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU) antarpelaku usaha dengan total nilai sebesar 10,2 miliar dolar AS atau setara Rp173 triliun. Ant







