Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek, Kadisdik Madina: Itu Tidak Benar

Kantor Dinas Pendidikan Madina. (orbitdigitaldaily.com/Sulaiman Nasution)

MADINA | Beberapa hari ini jagad media sosial dihebohkan dengan isu praktek jual beli jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) di lingkungan Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara.

Tak tangung-tanggung, dalam isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat tersebut menyebutkan bagi guru yang mengimpikan jabatan kursi kepala SMP di Madina harus menyiapkan uang ratusan juta untuk menduduki jabatan tersebut.

Salah satu isu yang ramai diperbincangkan publik itu adalah pergantian kepala SMP Negeri 2 Panyabungan, Rizal Efendi Lubis.

Tidak tanggung-tanggung, calon pengganti Rizal Efendi Lubis di isukan menyiapkan uang mencapai ratusan juta asalkan penggantinya dilantik menjadi kepala sekolah di SMP Negeri 2 Panyabungan.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Madina, Drs Lismulyadi yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/7/2022) membantah informasi adanya pengutipan itu.

“Informasi itu tidak benar dan fitnah. Saya tidak pernah menerima uang dari pengganti kepala sekolah,” ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada para kepala sekolah agar tidak terprovokasi akan isu-isu mutasi pejabat kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Madina.

“Jangan terprovokasi terhadap isu-isu mutasi. Isu akan adanya mutasi Kasek dalam waktu dekat itu tidak benar. Saya minta kepada para Kasek agar fokus untuk melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegas Kadis.