LANGKAT | Masyarakat mengatasnamakan gerakan rakyat untuk tranparansi (GARANSI) Sumut, melakukan aksi demo di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Kota Medan, Rabu (21/5/2025).
Mereka mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan Sumut FH, yang terindikasi korupsi dalam pengadaan Smartboard di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat semasa FH menjabat sebagai Pj Bupati Langkat.
Dimana diketahui, pengadaan Smartboard tahun 2024 yang menyedot anggaran dari P- APBD sebesar Rp.50 miliar dengan rincian untuk tingkat SMP sebesar Rp 17,9 miliar dan SD sebesar Rp 32 miliar.
“Garansi berharap besar kepada Gubernur Sumut, Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution untuk segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Sumut yang kami anggap tidak layak untuk menjabat sebagai kepala dinas,” ujar koordinator aksi, M Nur Adlin
Menurut mereka, P-APBD tahun 2024 yang diketahui di tetapkan tanggal 5 september, sementara surat pesanan atau kontrak dibuat pada 12 september dan dilanjutkan serah terima barang pada 23 september.
Senada itu, dalam orasinya Iqbal N Rangkuti menyampaikan jika pengadaan Smartboart di sekolah-sekolah di Kabupaten Langkat terkesan dipaksakan dan terburu -buru.
“Kami meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk memeriksa Kadis Kesehatan Sumatera Utara yang saat itu menjabat sebagai Pj Bupati langkat serta direktur yang bertanggung jawab sebagai pihak penyedia,” ungkap Iqbal N Rangkuti di aksi demo tersebut.
Menanggapi aksi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara itu, Khairudin Siregar selaku Kabag biro fungsional penyuluhan umum menyampaikan jika jadwal kedatangan belum ada menerima.
“Jadwal kalian belum ada sama kami. Tapi aspirasi ini akan kami terima, dan akan kami sampaikan secepatnya dalam bentuk nota dinas kepada bapak Gubernur Sumatera Utara,” ujar Khairudin didampingi Jendri dan Staf Lainya.
Usai diterima, masa Garansi membubarkan diri dan bergerak menuju Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
(OD-20)







