Karena terlihat ramai, petugas yang aktif patroli datang memecahkan suasana agar tidak terjadi kerumunan.
Dalam kondisi seperti itu sang pedagang bakso mengalah mengikuti aturan petugas agar pembeli membungkus bakso kuahnya, tetapi pembeli tidak mau, kerena mereka mau makan di tempat sambil ngobrol ngewarung.
Tantangan Berat
Akibat kejadian tersebut, transaksi pun gagal, konsumen yang sedang kepingin makan bakso sambil nongkrong di warung malam hari itu pun batal dan meninggalkan lokasi.
Atas peristiwa itu sepertinya sang pedagang kecewa, karena dagangannya belum banyak laku, ibaratnya pulang modal pun belum
Dengan pengarahan petugas, pedagang bakso tersebut terpaksa membalikkan kursi dan menaikkan ke atas meja, sebagai pertanda jualannya tidak melayani makan di tempat tetapi pembeli harus membawa pulang.
Sementara pantauan di lokasi lain terlihat banyak warung tempat makan menutup dagangannya karena khawatir merugi akibat sepinya pembeli dengan penerapan PPKM saat ini.
Beberapa pedagang yang dihubungi menyebutkan, selama ini mereka hanya dianjurkan terapkan Protokol Kesehatan (Prokes) itu mereka ikuti, namun sekarang tidak bisa lagi makan di tempat.
Mereka menyebut ini merupakan tantangan berat dan entah sampai kapan ini berlangsung, padahal itu mata pencarian utama untuk menghidupi keluarga, sebut Memen. (KarbaK)







