Gubsu Edy Rahmayadi Tinjau Pameran Bonsai Tingkat Nasional

Gubsu Edy Rahmayadi meninjau Pameran Bonsai Tingkat Nasional yang diselenggarakan PPBI Medan di area parkiran samping Plaza Medan Fair, Jalan Iskandar Muda Baru Medan, Minggu (27/2). Foto/Ist.

Sementara Ketua PPBI Pusat Erwin mengatakan, sebanyak 15 cabang PPBI dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti kontes dan pameran ini. Di antaranya, Jambi, Palembang, Pekan Baru, Aceh dengan total 574 pohon bonsai.

Menurut Erwin, Indonesia memiliki iklim tropis dan memiliki ribuan tanaman hias menjadi faktor pendukung pengembangan tanaman bonsai.

“Indonesia berada di wilayah tropis, ini sangat mendukung untuk pengembangan berbagai tanaman bonsai dibanding negara lain,” jelasnya.

Erwin juga berharap dengan adanya pameran ini bisa mengobarkan semangat teman-teman pecinta bonsai di provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kita jayakan kembali bonsai ini, setelah pandemi Covid-19 karena banyaknya penghobi baru pohon bonsai yang lebih militan,” harapnya.

Ketua Panitia Kontes Bonsai Medan Ermin berharap kontes bonsai ini selain menjadi ajang silaturahmi di antara penggemar, juga untuk membangkitkan kembali semangat pecinta bonsai di Indonesia, khusunya Kota Medan untuk menghasilkan bonsai yang lebih baik lagi.

“Pecinta bonsai ini sempat vakum, untuk itu tahun ini kita mengangkat tema ‘Medan Bonsai Reborn’, biar semangat pecinta bonsai ini bangkit kembali, karena seni itu tidak ada batasnya,” harapnya.

Ketua Dewan Juri Kontes Maya Rusmayadi asal Bandung mengatakan ada empat kategori penilaian yakni penampilan, bentuk dasar, keserasian dan kematangan. Faktor kematangan pada bonsai tidak selalu identik dengan pohon tua, sekalipun pohon tua bisa saja kalah dengan pohon muda.

“Karena pohon yang baru diambil dari alam sudah jelas unsur ketuaannya, baik akar, cabang sudah terbentuk, tapi mahkota dan ranting belum terbentuk, ini boleh dikatakan bonsai jual tapi masih masa training,”jelasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Perkebunan Sumut Lies Handayani Siregar, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bahruddin Siregar serta komunitas pecinta bonsai Sumut dan provinsi lain. (Red)