Sementara Tuan Guru Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk sebagai pimpinan persulukan saat ini, menyampaikan apresiasi atas rasa takzim (hormat) Gubernur kepada para ulama.
“Saya pernah ditanya, tuan kenapa sebagai guru jarang datang ke Kantor Gubernur kalau ada acara? Beliau (Edy Rahmayadi) berpesan, ‘aku yang datang’. Karena beliau ini hormat dengan ulama,” sebut Syekh Sabban.
Menurutnya dalam tradisi umat beragama, khususnya Islam, pertemuan dengan ulama adalah mengingat Allah, keikhlasan, kemanusiaan dan juga ke-Indonesia-an. Karenanya, pesan sejarah dari kiprah TGB Syekh Abdurrahman Rajagukguk semasa hidupnya adalah cinta Agama, tetapi juga cinta Indonesia.
“Dari pesan itu yang kita tangkap, ada dua. Pertama penerang umat memperbaiki akhlak bangsa, dia juga harus menjadi garda terdepan sebagai perekat bangsa. Kesolehan kita harus sejalan dengan kecintaan kita dengan NKRI,” terang Syekh Sabban.
Pada peringatan Haul tersebut, Gubernur berziarah ke makam TGB Syekh Abdurrahman Rajagukguk yang berada di komplek persulukan Serambi Babussalam. Serta melihat kondisi bangunan yang rencananya akan diselesaikan pengerjaannya segera mungkin.
Selanjutnya, Gubernur bersama rombongan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution, Staf Ahli Binsar Situmorang dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Baharuddin Siagian, beranjak menuju Kota Medan. (Red)







