Harga TBS di Lima Desa Palas Terus Merosot Rp1.800/Kg

harga tbs palas
Harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit ditingkat petani, di wilayah Kabupaten Padang Lawas ( Palas) seminggu belakangan ini, terus merosot.(ist)

PALAS | Harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit ditingkat petani, di wilayah Kabupaten Padang Lawas ( Palas) seminggu belakangan ini, terus merosot atau mengalami penurunan.

Dari informasi masyarakat petani di sejumlah kecamatan dan desa di Kabupaten Padang Lawas ( Palas) yang dihimpun wartawan pada, Minggu (19/6) siang, penurunan harga TBS kelapa sawit ditingkat petani ini, terjadi sejak seminggu yang lalu.

Setelah sebelumnya harga TBS para petani sawit di Palas sudah mulai normal kembali, dengan kisaran harga diatas dua ribuan per kilo gram ( Kg).

Adapun informasi yang dikutip dari lima desa di Kabupaten Padang Lawas, harga TBS kelapa sawit ditingkat petani saat ini, tertinggi di Desa Pagaran Jalu – jalu, Kecamatan Lubuk Barumun dan Desa Mondang, Kecamatan Sosa, sekitar Rp 1.800/ Kg. Sedangkan harga TBS kelapa sawit terendah saat ini ditingkat petani, di Desa Janji Matogu, Kecamatan Barum Tengah, sekitar Rp 1.300 / Kg. Menurun dari harga seminggu yang lalu sekitar Rp 1.700/Kg. Kemudian untuk Desa Siundol Jae, Kecamatan Sosopan, harga TBS tingkat petani kelapa sawit saat ini, sekitar Rp 1.650 /Kg. Desa Janjilobi, Kecamatan Barumun, harga TBS tingkat petani sekitar Rp 1.780 /Kg.

Terkait kondisi harga yang diiring penurunan hasil panen TBS kelapa sawit, para petani di lima desa tersebut saat ini.

sebelumnya pemerhati pertumbuhan ekonomi masyarakat petani Palas, Amirusin Daulay S.Sos, berharap harga TBS sawit para petani sawit tersebut, naik dan normal kembali.

Tujuannya, agar para petani sawit di Palas dapat berpenghasilan setera dengan masyarakat atau petani lainnya. Juga para petani dapat kembali malakukan perawatan kebun kelapa sawit masing – masing.

Karena diyakininya penurunan hasil panen TBS saat ini, sebagian disebabkan para petani kurang melakukan perawatan tanaman kelapa sawit, masing-masing akibat kondisi harga yang baik dan menurun saat ini.

“Semoga kondisi harga TBS sawit ini dapat secepatnya naik dan normal kembali, agar masyarakat petani bergairah dan bisa merawat kebun kelapa sawit masing-masing, sebagai besar sumber penghasilan utama ekonomi keluarga,” ucap Amir yang juga sebagai petani Kelapa Sawit, di Desa Janji Matogu, Kecamatan Barumun Tengah Palas, kepada wartawan melalui pesan Watsapp-nya.

Reporter : Bocis