Meski demikian Abdul menjelaskan dalam diskusi bersama Kabid Layanan Kepemudaan, PW ISARAH sempat menyinggung program “Sarjana Penggerak” yang sedang mereka rumuskan dan diharapkan sudah berjalan efektif pada tahun 2022 mendatang.
“Sebagai organ bagian Al Washliyah yang beranggotakan para sarjana dari berbagai perguruan tinggi, kami ingin memfokuskan program kerja di bidang kesarjanaan pada periode ini, sehingga pada waktunya nanti struktur ISARAH hingga ke tingkat ranting akan dikenal sebagai Sarjana Penggerak” tambah Abdul.
Abdul juga menjelaskan bahwa Program Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) merupakan program unggulan Kemenpora untuk mengentaskan kemiskinan yang pernah mahsyur pada masanya. Karena alasan itulah PW ISARAH merasa perlu mendiskusikan program itu kepada Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Sumut.







