“Produk ini ditata oleh seorang putra Sergai,jadi memang sangat kita apresiasi”. Kata Mantan Kepala BPBD Sergai ini.
Terlebih menurut Ketua Komunitas Masyarakat Danau Toba ( KMDT ) Sergai ini bahwa dari film ngeri ngeri sedap ini faktor edukasinya sangat tinggi , baik edukasi hidup, budaya, karakter dan kepemimpinan.
Dalam edukasi hidup yang dipertontonkan dalam film ini menurut Joni Walker memperlihatkan bagaimana Arswendy Beningswara Nasution sebagai Bapak ( pak Domu ), Tika Panggabean sebagai mamak ( Mak Domu ) berhasil menyekolahkan 4 anak nya hingga ke jenjang strata satu, meskipun dengan kondisi hidup yang sederhana.
Dari edukasi budaya menurut Joni, bagaimana Pak Domu berusaha menjunjung dan mempertahankan adat budaya Batak kepada anak anak nya, meskipun hal ini sedikit mendapat tentangan dari tiga anak nya, karena menganggap bahwa sang Bapak sangat keras karakter nya.
Dari edukasi ini, lanjut Joni Walker Manik kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sebagai pempimpin kita juga tidak boleh egois dalam mengambil sikap
“Jadi hal hal diatas yang dapat kita ambil dari nobar film ngeri ngeri sedap ini’. Ujar Joni.
Diakhir statement nya, mantan Kabag Pemuda dan olahraga Pemkab Sergai ini juga mengatakan bahwa tujuan nobar ini juga untuk menjalin silaturahmi sesama pengurus DPD Partai Nasdem Sergai.
“Jadi silaturahmi ini harus tetap kita jaga”. Kata Joni mengakhiri.
Reporter: Pujianto







