PALAS | Ketua Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia ( Lakpesdam) PC NU Kabupaten Padang Lawas ( Palas) Amran Pulungan mendukung Jaksa Agung ST. Burhanuddin yang baru – baru ini menyoroti kinerja jaksa di daerah dalam menangani kasus korupsi pada tayangan program jejak pradana detikcom, Kamis (16/10/2025 ) kemarin.
Pada acara itu Jaksa Agung menegaskan akan menindak jaksa yang tidak bisa menindak suatu dugaan tindak pidana korupsi apalagi daerah itu wilayah rawan korupsi. Awalnya Burhanuddin mengaku heran bila ada jaksa yang tidak bisa mengungkap suatu korupsi. Ia menilai Jaksa itu seperti buah simalakama.
Menurut Amran, penegasan dari Jaksa Agung Burhanuddin itu, indahnya bila ditambahi ruang kontrol yang melibatkan dukungan masyarakat terhadap kinerja jaksa. Dengan tujuan untuk menjaga citra nama baik lembaga kejaksaan ( Adhyaksa) dimata masyarakat di masa mendatang seperti di wilayah Kabupaten Padang Lawas.
“Kontrol itu nanti diharapkan akan dapat menambah nilai plus dimata masyarakat terhadap kinerja para jaksa dalam menangani kasus dugaan korupsi tidak terkecuali di Kabupaten Padang Lawas,” ujar Amran menanggapi pernyataan Jaksan Agung Burhanuddin itu, Sabtu (18/10/2025).
“Khawatirnya adalah…. saya ingin… karena pada dasarnya korupsi itu sudah merata. Kalau daerah, jaksa tidak bisa mengungkap suatu kasus korupsi, kan bodoh gitu lho. Saya menilai jaksanya prestasinya nggak ada, mau saya pindah cepatpun rugi bagi saya. Jadi saya memang simalakama,” ujar Burhanuddin mengutip detikcom di acara jejak pradana tersebut sebelumnya.
Di kesempatan itu, Burhanuddin mengaku heran dengan jaksa yang seperti itu. Menurutnya, setiap jaksa seharusnya bisa mengungkap suatu tindak pidana korupsi.
“Sebenarnya kan sama, pendidikan sama, S1 ya walaupun berbeda universitas, pada dasarnya hampir berapa persennya sama, pendidikan jaksa kan sama. Artinya, daya ungkap harusnya sama,” kata Burhanuddin.
“Cuma kan talentanya sendiri, maka selalu saya ayuk… sekarang saya membuat bank talent, jadinya siapa yang talentanya dimana, siapa yang talentanya di sini ini, kita akan kembangkan,” imbuhnya.
Kemudian, menurut Burhanuddin, sudah ada kemajuan di beberapa daerah mengenai penangangan perkara korupsi. Dia juga menengaskan akan menindak kepala kejaksaan negeri ( Kejari) di daerah bila sedikit mengusut korupsi di wilayah yang marak kasus korupsinya.
“Sudah (ada perbaikan) sudah insyaallah, daerah daerah udah mulai menggeliat, dan insyaallah kita akan evaluasinya, nanti mana kejari yang tidak ada perkaranya korupsi, padahal kita tahu perkara korupsi di situ ada, saya akan tindak, setidak-tidaknya saya akan mutasi, mungkin (jabatannya) tidak sebaik yang dia duduki sekarang itu,” tegasnya.
Jejak pradana adalah potret dedikasi setahun pertama untuk negeri. Talk show inspiratif ini akan menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah maupun swasta yang berdedikasi memajukan negeri dalam setahun terakhir.
Reporter : Bocis







