Dijelaskan Pulungan, renovasi pembangunan Stadion Teladan ini memerlukan anggaran yang besar, diperkirakan anggaran mencapai 400 Milyar. Namun penganggaran akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya dan anggaran berada di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR).
Pulungan menambahkan sebelum dibuat DED, Pak Wali Kota meminta agar bentuknya di sayembara terlebih dahulu sehingga masyarakat Kota Medan ikut andil dalam renovasi stadion Teladan. Dengan sayembara ini nantinya akan diketahui bagaimana bentuk yang baik menurut masyarakat untuk stadion kebanggaan Kota Medan tersebut.
“Juara dari sayembara tersebut akan diumumkan, kemudian akan menjadi dasar Dinas PKPPR untuk merevitalisasi Stadion Teladan. Sayembara ini akan dilakukan di triwulan pertama,” Ujar Pulungan sembari di tahun ini pihaknya hanya menganggarkan untuk biaya perawatan Stadion Teladan.
Pulungan menjelaskan tahap awal renovasi stadion Teladan akan dilakukan di triwulan ketiga, sebab saat ini di triwulan pertama akan dilakukan sayembara, kemudian kajian DED baru tahap selanjutnya dilakukan renovasi.
“Tahap awal renovasi stadion Teladan ditargetkan akan dilakukan di triwulan ketiga,” ungkapnya.
Selain merenovasi stadion Teladan, Pulungan menjelaskan stadion kebun bunga juga akan di renovasi dan akan dibentuk DED untuk lapangan yang menjadi tempat latihan PSMS. Tentunya renovasi kedua lapangan sepak bola ini merupakan komitmen pak Wali Kota dalam membenahi dan memajukan PSMS Medan.
“Stadion Kebun Bunga juga akan direnovasi. Pembentukan DED juga akan melibatkan masyarakat langsung melalui sayembara. Renovasi stadion kebun bunga dilakukan karena lapangan tersebut merupakan tempat latihan pemain PSMS Medan,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pulungan juga menjelaskan tidak hanya berkomitmen membenahi PSMS melalui renovasi stadion Teladan dan stadion kebun bunga, pak Wali Kota juga memikirkan bibit atau generasi kedepannya untuk cikal bakal pemain PSMS Medan dengan merenovasi lapangan sepak bola yang ada di setiap kecamatan.
“Lapangan sepak bola yang ada di kecamatan selama ini tidak pernah dikucurkan anggaran untuk renovasi. Karena saat ini sudah dibawah kewenangan kami, Pak Wali Kota meminta lapangan tersebut direnovasi sebagai sarana untuk cikal bakal pemain PSMS Medan kedepannya,” jelasnya. (Red)







