Lahan Kosong, Kejari Galakkan Tanam Padi Sigupai Ikon Abdya

Kejari Abdya Heru Widjatmiko SH MH bersama PJ Bupati Darmansah, Forkopimkab saat menanam bibit unggul padi Sigupai kelobang lahan yang berlokasi di belakang Komplek Kantor Kejaksaan Abdya, Sabtu (02/03/2024)

ABDYA | Memotivasi masyarakat untuk terus membudidayakan padi Sigupai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat Daya (Abdya), Heru Widjatmiko SH MH, memanfaatkan lahan kosong di sekitaran Kantor Kejari setempat untuk ditanami padi Sigupai.

Padi lokal Sigupai ini telah menjadi ikon wilayah Pantai Barat Selatan Provinsi Aceh khususnya Kabupaten Abdya yang merupakan pemilik sah varietas tersebut, dan bahkan perkembangan terakhir sudah didaftarkan ke Kementan RI pada tahun 2014.

Acara Jaksa manunggal bersama masyarakat dalam rangka temu lapang tanam serentak padi Sigupai tahun 2024 ini berlangsung di Lahan yang berlokasi di Komplek Kantor Kejaksaan Abdya, Sabtu (02/03/2024).

Hadir pada acara penanaman Padi Sigupai tersebut, Pj Bupati Abdya H Darmansah S.Pd., MM, Ketua DPRK Nurdianto, Kajari Abdya Heru Widjatmiko, SH MH, Kapolres AKBP Agus Sulistianto, SH SIK, Dandim 0110 Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos, Sekda Salman Alfarisi,ST dan Ketua MPU,SKPK ,Camat,para ppl serta lainnya.

Kejari Abdya, Heru Widjatmiko,S.H.,M.H mengatakan,sebetulnya awal kegiatan ini dibilang serius atau juga ngak obrolan saat sebelum pemilu saya dengan Dandim yang lama dan Kapolres

“Katanya Dandim yang lama masalah lahan yang serut itu nanti urusan pak kadis pertanian mita tolang untuk di bersihin
tapinya bukan cuma dibersihin lama – lama mau nanam apa ? kata Kejari ke pak kadis Pertama direncanakan program tanam kacang,akhir- akhirnya berobah menanam padi,Alhamdulillah dan semuanya serba kebutulan karena dari pemerintah terkait ketahanan pangan bersinergi.”ceritanya Kejari Heru.

Program ini, Kajari Abdya sejalan dengan Surat Edaran dari Kejaksaan Agung yang isinya menyangkut dengan ketahanan pangan. “Jadi menurut kami pas sekali bukan preventif saja malah langsung aktualisasi luar biasa,” sebutnya.

Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya, Heru juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pj Bupati Abdya dan Kadis Pertanian atas dukungannya. “Pertama lahan ini menjadi bersih, selanjutnya upaya kami ikut membantu dan mendorong memberikan semangat kepada masyarakat Abdya terkait prodak unggulan padi Sigupai juga berjalan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, program ini bisa terus dipertahankan bahkan produktivitasnya bisa lebih ditingkatkan karena Padi Sigupai ini sudah menjadi ikon seluruh masyarakat Abdya. “Mudah – mudahan ke depan masyarakat Abdya terus termotivasi dan bersemangat dalam membudidayakan padi jenis Sigupai ini,” pungkasnya.

Program ini bisa terus dipertahankan bahkan produktivitasnya bisa lebih ditingkatkan karena Padi Sigupai ini sudah menjadi ikon seluruh masyarakat Abdya

Lahan Kosong

Sementara itu, Pj Bupati Abdya H Darmansah SPd MM dalam sambutannya memberi apresiasi kepada Kejari Abdya yang sudah menangkap momen ini untuk membantu program ketahanan pangan dengan cara menanamkan padi Sigupai di lahan kosong komplek Kejari setempat.

“Jadi dalam laporan sambutan pak Kejari tadi sudah menyampaikan luas lahannya yang dulu kosong dan semak kini sudah bersih yang berlokasi di belakang komplek kantor, terimakasih kepada Pak Kejari sudah mengembangan tanaman padi Sigupai. Tentunya sudah terbayangkan hasilnya pada saat panennya nanti,” kata Pj Bupati Abdya.

Darmansah juga menuturkan, se-Indonesia khususnya Abdya masih menanam padi 2 kali setahun dan Abdya masih punyak stok beras lumayan. “Bulog juga ikut terus berpartisipasi. Nah itulah yang paling kita banggakan,” papar Darmansah.

Darmansah juga mengingatkan bahwa lahan Abdya sangatlah subur dan masih banyak lahan yang terbengkalai. Sehingga apa yang dilakukan Kejari Abdya ini bisa menjadi contoh bagi kita semua agar kita ikut menanam dan memanfaatkan lahan koson menjadi produktif.

“Saya juga himbau PNS yang punyak lahan kosong digarap, jangan dibiarkan terbengkalai. Tanam sayur – sayur atau jagung, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar, dan komoditi lainnya. Apalagi di Abdya ini Breuh Sigupai sudah menjadi ikon yang sangat luar biasa dan harganya lumayan mahal juga, sedangkan barangnya cukup langka didapatinya,” ungkap Darmansah.

Namun demikian, Pj Bupati Abdya juga meminta Dinas Pertanian dan Pangan setempat untuk terus berupaya agar dapat mempertahankan kualitas benih padi Sigupai. “Kerena benih padi Sigupai itu unik, kalau ditanam diluar Aceh Barat Daya eanginya berkurang. Nah, kalau ada yang tidak percaya nanti boleh dicoba,” ungkap Darmansah.

Pada kesempatan itu, H Darmansah juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, karena sudah berjalan 1.5 tahun berada di Abdya menjalankan tugas yang diamanahkan Negara dan anamah dari Mendagri selaku Pj Bupati Abdya, roda Pemerintahan berjalan dengan baik. “Ini berkat kerjasama dengan Forkopimkab dan semua jajaran,” ujarnya.

Darmansah juga mengungkapkan rasa syukur karena Aceh Barat Daya tidak termasuk dalam daerah Inflasi. “Indek perubahan harga (IPH) Kabupaten Abdya saja dibawah nasional. Artinya harga barang di daerah kita terjangkau dan rendah,” demikain pungkasnya.

Reporter : Nazli