Aceh  

LSM Pukat Minta Jangan Hapuskan Para Honorer Tahun 2023

ACEH SELATAN I Koordinator LSM Pusat Kajian Analisis Transaksi (Pukat) Aceh, Deri Friadi meminta kepada pemerintah Provinsi Aceh agar tidak menghapus dan memberhentikan para honorer pada tahun 2023 mendatang. Kamis (12/5/2022)

Meskipun wacana dan program pemerintah untuk menghapus tenaga kontrak dan honorer di seluruh tanah air tahun 2023. Namun hal ini akan berujung meningkatnya pengangguran terutama sekali di provinsi Aceh.

Lanjutnya untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Aceh diminta serius dan berjibaku memperjuangkan nasib rakyat.

Menurut pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pukat Aceh, Deri Friadi, jika tenaga kontrak dan honorer dihapus di Aceh, efek signifikan yang muncul adalah membludaknya pengangguran di 23 Kabupaten/Kota.

“Dan ini akan berbuntut pada muncul persoalan baru, apalagi di Aceh kurang perusahaan-perusahaan industri yang menyerap tenaga kerja,” imbuhnya.

Lebih lanjut lagi untuk menghindari berbagai hal dan kemungkinan serta lonjakan pengangguran, dengan rendah hati kami meminta kepada Pemprov Aceh untuk benar-benar memperjuangan nasib rakyat.

“Sehingga penghapusan tenaga kontrak dan honorer tidak terjadi di Aceh. Dengan harapan bisa diperpanjang,” tambah Deri lagi