Gocah Pahlawan menikah dengan adik datuk Sunggal, Datuk Itam Surbakti, yaitu salah seorang raja urung (Karo: penguasa daerah) yang terkuat di daerah tersebut (Deli Tua), serta bersekutu pula dengan tiga raja urung Karo lainnya. Adik datuk Sunggal tersebut disebutkan bernama Puteri Nang Bulan (Baluan) beru Surbakti, dan pernikahan mereka dilakukan pada sekitar tahun 1632.
Para Raja urung Karo yang telah masuk Islam dan menerima pengaruh budaya Melayu tersebut, kemudian menganggapnya sebagai pemimpin tertinggi (primus inter pares) untuk kawasan tersebut.Kerajaan awal pimpinan Gocah Pahlawan disebut dengan nama Kerajaan Bintan. Wilayahnya sejak dari batas Tamiang sampai Sungai Rokan Pasir Ayam Denak. Dengan bantuan para raja urung Karo, ia memantapkan kekuasaannya di Percut dan wilayah lainnya di Deli.
Gocah Pahlawan diperkirakan wafat tahun 1641, makamnya terdapat di Batu Jerguk, Deli Tua. Kekuasaannya lalu diteruskan oleh anaknya, Tuanku Panglima Perunggit. (*)







