ACEH | Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Kuala di Aceh Tamiang, Aceh, Minggu.
Dalam siaran pers resmi yang diterima dijelaskan bahwa rapat tersebut digelar untuk memastikan satgas bekerja dengan baik dalam pengerukan sungai, pemanfaatan air hingga pemulihan wilayah bencana secara menyeluruh.
Dalam siaran pers tersebut dijelaskan beberapa pejabat hadir dalam rapat tersebut diantaranya wakil panglima TNI, staf khusus presiden bidang infrastruktur, kepala badan logistik pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Pangdam Iskandar Muda (IM), serta bupati Aceh Tamiang. Rapat ini digelar di Kantor Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway.
“Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, serta integrasi program Satgas Kuala dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” kutip siaran pers tersebut.
Dalam rapat, Sjafrie menegaskan rencana pengerahan alat berat oleh Satgas Kuala yang akan dimulai dalam dua minggu ke depan.
Dengan demikian, normalisasi sungai dan muara dapat berjalan beriringan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayahnya.
Dengan adanya normalisasi sungai, di lokasi bencana, Sjafrie yakin kondisi di wilayah akan semakin pulih karena pasokan air untuk diproses menjadi air bersih akan semakin banyak.
Dia juga menekankan tujuan Satgas Kuala bukan hanya menormalisasi sungai saja melainkan mendukung pemulihan dan penguatan perekonomian masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara Tamiang. Ant







