JAKARTA | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya mendukung Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melindungi pelaku UMKM lokal di tengah dinamika ekosistem perdagangan digital yang semakin kompetitif.
Pemerintah menilai keberlangsungan UMKM harus menjadi prioritas utama di tengah pertumbuhan pesat platform e-commerce dan marketplace.
Maka untuk itu, Kemkomdigi memastikan siap berkolaborasi dalam menghadirkan regulasi dan kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha digital yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan pemerintah tidak akan membiarkan platform digital memberatkan pelaku UMKM secara sepihak melalui kebijakan layanan maupun penyesuaian biaya yang dinilai merugikan usaha kecil.
“Pemerintah hadir untuk memastikan UMKM lokal dapat tumbuh dengan tenang dan berkembang secara berkelanjutan. Platform digital harus berjalan secara adil dan tidak boleh membebani pelaku usaha kecil maupun masyarakat secara sepihak,” ujar Meutya Hafid saat menerima audiensi Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, Kamis (21/5/2026).
Menurut Meutya, Kemkomdigi siap mendukung penguatan regulasi sesuai kewenangan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Saat ini, sejumlah aturan terkait perlindungan UMKM di ruang digital masih dalam proses menuju pengesahan resmi.
Ia menekankan, pemerintah ingin memastikan ekosistem digital nasional tetap tumbuh sehat tanpa mengorbankan keberlangsungan pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“Pertumbuhan ekonomi digital harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap UMKM agar daya saing pelaku usaha lokal semakin kuat di tengah persaingan global,” katanya.
Pemerintah juga menyoroti pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan platform marketplace, khususnya terkait penyesuaian biaya layanan.
Setiap perubahan dinilai harus memberikan kepastian usaha dan tidak menimbulkan beban tambahan yang memberatkan pelaku UMKM.
Dalam tahap awal, pendekatan yang dilakukan pemerintah akan bersifat persuasif. Namun demikian, langkah tegas tidak menutup kemungkinan diambil apabila ditemukan pelanggaran yang bertentangan dengan semangat perlindungan terhadap UMKM nasional.
Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyambut baik dukungan Kemkomdigi. Ia menegaskan pemerintah akan terus berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan UMKM sebagai fondasi utama ekonomi Indonesia.
“Dengan kolaborasi yang solid ini, kami memastikan UMKM lokal tidak lagi dibebani secara tidak adil. Ekosistem digital harus mampu melindungi sekaligus memberdayakan usaha kecil agar Indonesia semakin kuat di era ekonomi digital,” tegas Maman. (OM-09).
Kemkomdigi Tegaskan Dukungan Perlindungan UMKM Lokal







