Dua Jembatan Rusak akibat Bencana Tahun 2023 Lalu di Palas Dibangun Tahun ini

Bupati Padang Lawas ( Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan di dampingi Kabid Binamarga Dinas PUTR Palas Saparuddin Naaution saat meninjau kerusakan jembatan gantung penghubung antar Desa Sabarimba dan Desa Limbong, Kecamatan Barumun Baru, Sabtu (24/5).

PALAS | Dua akses jembatan penghubung antar desa dan kecamatan di Kabupaten Padang Lawas yang rusak akibat kejadian bencana alam di terjang arus deras aliran Sungai Barumun dan Sungai Siabu pada sekitar akhir tahun 2023 lalu akan dibangun kembali tahun anggaran 2026 ini.

Ke dua jembatan itu antara lain, jembatan gantung akses penghubung antar Desa Sabarimba dan Desa Limbong Kecamatan Barumun Baru, dan jembatan penghubung antar Desa Batang Bulu Baru, Kecamatan Barumun Selatan dan Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa.

Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan ( PMA) mengatakan, pelaksanaan pembangunan ke dua unit jembatan itu di rencanakan selambatnya akan di mulai pada bulan Juli tahun 2026.

Perbaikan atau peningkatan pembangunan jembatan gantung Desa Sabarimba berbiaya sekitar Rp 2,5 miliar. Sedangkan pembangunan jembatan penghubung antar Desa Batang Bulu Baru dan Desa Harang Julu, berbiaya sekitar Rp 14 miliar.

,”Semoga seluruh proses pembangunan nanti berjalan lancar, hingga masyarakat dapat kembali melintasi jembatan dengan aman dan nyaman, serta  merasakan langsung manfaat dari pembangunan infrastruktur yang telah kita programkan dan dianggarkan di Dinas PUTR tahun ini,”tutur Bupati PMA berharap saat melakukan peninjauan kerusakan jembatan gantung Sabarimba, Minggu ( 24/5) siang kemarin.

Sebelumnya, Plt Kadis PUTR Amirhan Hasibuan melalui Kabid Bina Marga Saparuddin Nasution menyampaikan perbaikan atau peningkatan pembangunan ke dua jembatan yang rusak akibat bencana alam itu ( Jembatan Gantung Sabarimba dan jembatang Batang Bulu Baru) telah menjadi program prioritas pemerintah daerah Kabupaten Padang Lawas di tahun anggaran 2026. Saat ini tahapan program pembangunan ke dua jembatan itu tinggal menunggu proses lelang.

Perbaikan infrastruktur jembatan itu, sebut Saparuddin sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera menuju Kabupaten Padang Lawas “MAJU” ( Mandiri, Amanah, Jaya dan Unggul) di masa mendatang. 

Melalui program pembangunan dan perbaikan seluruh jembatan yang rusak akibat bencana alam itu nanti, Saparuddin berharap, aktivitas masyarakat dapat normal kembali. Dan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Padang Lawas, sesuai dengan harapan Bupati dan wakil Bupati Padang Lawas ( Putra Mahkota Alam Hasibuan dan H. Achmad Fauzan Nasution) beserta seluruh warga masyarakat. (Bocis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *