Ditambah lagi adanya pandemi Covid-19,khususnya tentang protokol kesehatan 60 %. Hingga pembangunan dan program kerja jadi tertunda. Sehingga dengan musrembang ini diharapakan dapat menentukan penyediaan infrastruktur nantinya.
Camat Pulo Bandring Rahmaddan Nasution dalam paparannya mengatakan, penting dan sangat perlunya musrenbang ini dilaksanakan guna menampung semua aspirasi ,dari desa hingga tingkat kecamatan demi kemajuan desa baik dibidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan ,Infrastruktur jalan.
“Saya sangat berteri makasih kepada Bupati Asahan yang sangat peduli membangun Asahan. Ucapan yang sama juga terhadap seluruh warga masyarakat kecamatan Pulo Bandring,beserta seluruh Kepala Desa, dan perangkat desa yang berperan aktif untuk bersama -sama memajukan desa,baik secara fisik maupun sumbangsihnya dalam bentuk pemikiran dan lainya.
“Di musim pandemi Covid-19,memang banyak anggaran dari pemerintah mencapai 7 persen,baik melalui Dana Desa (DD) yang tersedot untuk pencegahan penangan Covid-19 ditahun 2022 yang hingga sekarang belum berakhir“ sebut Rahmaddan seraya tetap memberi motivasi kepada seluruh kepala Desa.
Hadir dalam acara tersebut ,Kepala Dinas Perkim Kabupaten Asahan Tengku Adi Huzaifah,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hidayat Siregar, Kepala Dinas PUPR Agus Jaka Ginting, Perwakilan Bappeda Azis, Camat Pulo Bandring, Forkopimcam Kecamatan Pulo Bandring, Kepala Desa Se-Kecamatan Pulo Bandring, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa Se-Kecamatan Pulo Bandring, Karang Taruna, KNPI, BPD, LPM, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
Reporter: Amien







