LANGKAT | Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony menyoroti lambannya program pembangunan di Kabupaten Langkat. Menurutnya capaian harus dikebut dan di prioritaskan untuk kepentingan masyarakat secara luas, khususnya di Negeri Bertuah.
Hal ini disampaikan Ricky, saat menggelar rapat rutin DPRD Sumut Dapil Binjai-Langkat dengan DPRD Langkat Fraksi NasDem, di Stabat, Sabtu (2/8) kemarin.
Dalam pertemuan internal, banyak hal yang dibahas. Khususnya bidang infrastruktur harus dikebut. Mengingat, kebutuhan akan hal ini merupakan sebagai penunjang peningkatan ekonomi di masyarakat.
“Kita mengingatkan, Pemkab Langkat agar mengikuti suara masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan adalah hal yang patut diprioritaskan,” kata legislator muda yang biasa disapa RA ini, Senin (4/8/2025) pagi.
Politisi dari Partai NasDem ini menerangkan, mereka selalu rutin turun ke desa-desa. Di tingkat tapak, banyak diserap laporan masyarakat terkait permohonan perbaikan jalan.
“Pembangunan infrastruktur harus dikebut untuk mengejar keterlambatan tersebut. Jangan ada lagi anggaran yang tidak pada prioritas sesuai keinginan masyarakat,” tegas RA.
Selain infrastruktur, dalam pertemuan itu, RA juga membahas soal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang baru dibentuk. Direksi dan Komisarisnya sudah pun terpilih dengan tahapan seleksi yang ketat.
Dari terbentuknya BUMD tersebut, sangat diharapkan bisa membawa angin segar bagi masyarakat. Manfaat positif serta lapangan kerja yang sehat, semsetinya bukan hanya jadi isapan jempol belaka.
“Kami ingatkan, agar BUMD ini benar-benar bermanfaat bagi pembangunan daerah. Khususnya untuk kemaslahatan masyarakat di Negeri Bertuah ini,” tutur RA.
Lanjut RA, peringatan hari kemerdekaan RI sudah diambang mata. Makna kemerdekaan yang sesungguhnya, sangat diharapkan masyarakat untuk benar-benar dirasakan.
Birokrasi yang sehat, merupakan wujud dari kemerdekaan dalam kehidupan sosial.
“Sebentar lagi, negara kita akan merayakan kemerdekaan yang ke-80 tahun. Masyarakat Langkat harus merasakan kemerdekaan dengan pembangunan yang merata di Bumi Bertuan nan Religi ini,” tutupnya. (OD-20)







