Di penghujung sambutannya, Wali Kota mengingatkan kepada seluruh yang hadir dalam rapat itu agar dapat memahami bahwa jabatan adalah amanah, sedangkan tugas-tugas merupakan tanggung jawab yang harus dipikul terhadap negara dan masyarakat, terlebih terhadap Kota Medan sehingga jangan sekalipun dilupakapan maupun disia-siakan.
“Anggap tugas yang diamanahkan itu sebagai ibadah dan rahmat dari Allah SWT sehingga menjadi kehormatan bagi kita. Dengan demikian kita melaksanakan trugas itu dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, penuh integritas dan semangat serta senantiasa bekerja dengan rendah hati,” tandasnya.
Khusus kepada para camat, lurah, dan kepala lingkungan, Wali Kota minta untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dan meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan merasa terpuaskan. “Ingat, saya tidak mau dengar lagi ada camat lurah maupun kepling yang tidak dikenal warganya,” pungkasnya.
Sebelumnya Plt Kepala Bappeda Kota Medan M Syafruddin MSi dalam lap;orannya menjelaskan, adapun tujuan rapat ini digelar untuk mewujudkan pelaksanaan program kegiatan OPD, serta APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2019 secara tepat waktu dan sasaran serta berkualitas guna mewujudkan sasaran-sasaran pembangunan kota dan penetapan kinerja sebagaimana yang direncanakan.
“Selain itu melalui rapat ini, kita berharap dapat lebih diwujudkan sinergitas diantara OPD di lingkungan Pemko Medan, terutama dalam pelaksanaan seluruh program kegiatan. Dengan begitu masyarakat dapat merasakan hasil dari pembangunan yang dilakukan Pemko Medan,” kata Syafruddin.
Menurut Syafruddin, rapat ini dihadikri sekitar 550 peserta dari seluruh unsur OPD dan pejabat di lingkungan Pemko Medan.
Dalam rapat yang berlangsung sejak pagi hingga petang ini menghadirikan sejumlah nara sumber diantaranya Sekda Kota Medan, Kepala Bappeda, Inspektur Kota Medan Kepala Badan Pengelola Pajak dan retribusi Daerah Kota Medan, Kepala BPKAD, Kepala ULP , Staf Ahli dan Asisten sebagai pembanging diskusi panel. (H)







