Ditegaskannya lagi, camat, lurah dan kepling harus rajin gotong royong untuk melakukan pembersihan sehingga saluran parit, drainase maupun sungai tidak ada yang tersumbat sampah. Apalagi tambahnya, masing-masing kecamatan memiliki pesonel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU).
“Apabila ditemui kendala dalam melakukan pembersihan dan membutuhkan bantuan dan peralatan, segera sampaikan agar Dinas PU cepat turun tangan untuk membantu sehingga kendala yang ditemui dapat diatasi. Insya Allah dengan kerja keras dan sinergitas yang dilakukan, semua persoalan dapat kita atasi dengan baik,” ungkapnya.
Selain mengatasi jalan amblas, Wakil Wali Kota juga mendapat pengaduan dari salah seorang warga bahwasannya ada jembatan yang ambruk pasca banjir beberapa waktu lalu. Untuk saat ini warga sekitar membuat jembatan darurat dari kayu. Wakil Wali Kota pun langsung meresponnya, apa lagi warga itu menunjukkan gambar jembatan darurat itu melalui handphone.
Setelah melihat dan mencermatinya, Wakil Wali Kota minta kepada Kadis PU untuk mengatasinya. “Saya rasa jembatan itu bisa diatasi dengan menggunakan box culvert. Selain pemasangannya cepat, juga bisa langsung dilalui sehingga aktifitas warga dapat lancar kembali,” ungkapnya.
Kadis PU Khairul Syhanan pun langsung mengamininya. Dikatakannya, mereka masih memiliki persedian box culvert sehingga bisa digunakan untuk mengganti jembatan kayu. “Kita akan segera memperbaiki jembatan itu dengan menggunakan box culvert, secepatnya kita lakukan sehingga warga akan merasa tenang dan nyaman kembali,” ujar Syahnan.
Terkait dengan amblasnya jalan, Syahnan mengatakan, usai dilakukan penimbunan dan pengerasan akan dilanjutkan dengan pengaspalan sehingga kondisi jalan semakin kuat.
“Semula kita merencanakan akan dilakukan pembetonan, tapi setelah melihat penimbunan dan pengerasan yang dilakukan sudah sangat baik, maka kita segera melakukan pengaspalan (hotmix) dalam pekan ini,” pungkasnya. Ril







