Bobby Nasution juga mengungkapkan saat ini Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan telah memiliki suatu aplikasi yang bertujuan untuk mengetahui lingkungan mana yang tengah melakukan isolasi. Artinya melalui aplikasi ini, maka dapat terdata secara real kondisi wilayah tersebut.
“Kita akan terus terapkan isolasi lingkungan guna menekan angka penyebaran Virus Covid-19. Dengan metode ini saya berharap kasus Covid-19 di Kota Medan dapat segera turun,” sebut Bobby Nasution.
Sementara itu, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Amplas, Rini menjelaskan bahwa sejak berdirinya posko isolasi lingkungan empat hari yang lalu, perkembangan kesehatan warga yang menjalani isolasi mandiri terus meningkat. Dari awal warga yang terpapar 16 orang dari 8 rumah, saat ini tinggal 13 orang saja, 3 orang sudah dinyatakan negatif dan dapat beraktifitas.
“Beberapa hari ini kasus menurun, dari yang kami tracing kemarin sampai tujuh rumah, per hari ini hanya satu rumah. Saat ini tinggal 13 warga dari 8 rumah yang masih terpapar, dan terus kita pantau perkembangan kesehatan setiap harinya,” Jelasnya sembari mengungkapkan proses penyembuhan pasien yang terpapar lebih cepat dibandingkan dengan kasus ditahun lalu.
Selanjutnya Bobby Nasution menyerahkan bantuan obat-obatan dan vitamin kepada warga yang menjalankan Isolasi Mandiri di lingkungan XVIII yang diterima Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Amplas. (Red)







