Lebih lanjut wanita pedagang pakaian ini menjelaskan sejak mereka mulai dipaksa pindah ke pasar Sei Rampah oleh pihak Pemkab Serdang Bedagai dengan cara pemberian surat tidak boleh berjualan selama 4 minggu, penghadangan yang berakhir dengan betrokan hingga ke penumbangan lapak dan pengangkatan barang pedagang secara paksa, Cuma orang orang dari partai Gerindra yang menolong agar pedagang tetap berjualan di pasar Lelo.
”jadi kalau Pak Budi ngomongnya kayak gitu kok lucu kali, seharusnya dia bangga sama kami, karena kami membesarkan nama partai dia lo”. Ucap wanita yang akrab disapa dengan nama Alus ini.
Disinggung soal kemungkinan ada ketidak cocokan di internal Partai Gerindra antara Budi Sumalim dengan Muhammad Riski Ramadhan Hasibuan ( selaku Ketua DPRD Serdang Bedagai ) dan Romo H.R. Muhammad Syafii ( anggota Komisi III DPR RI ) yang mengakibatkan munculnya statement ini , Alus mengaku tidak tau menahu dan tidak mencampuri hal itu.
”kami pedagang bukan dibidang politik, kami nggak tau dibidang politik, yang kami tau Cuma partai Gerindra yang menolong kami untuk tetap berjualan di lelo ini”. Tutup Alus mengakhiri komentarnya.
Sementara itu menanggapi statement Ketua DPC Partai Gerindra Serdang Bedagai yang ada juga mengatakan bahwa jika ada oknum pribadi yang telah merasa berjuang di Pasar lelo, menurut Parulian Sitompul salah satu pedagang di pasar Lelo mengatakan bahwa apa yang dikatakan Budi Sumalim ada benar nya, begitu juga dengan yang dilakukan oleh anggota DPR RI dan anggota DPRD Serdang Bedagai dari Partai Gerindra juga benar.
“kalau menanggapi statement Pak Budi ini ada benarnya, benarnya memang dia dari Partai, Cuma yang perlu diketahui disini, Ketua Gerindra ini bukan dipilih rakyat, sementara yang menolong kami ini dipilih rakyat, dan mereka itu wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat”. kata Parulian Sitompul.
Parulian Sitompul berharap agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membantu para pedagang agar tetap dapat berjualan di Pasar Lelo, dan juga mengucapkan terimakasih kepada Romo H.R. Muhammad Syafii serta Muhammad Riski Ramadhan Hasibuan yang terus berupaya dan berusaha membantu pedagang pasar Lelo.
Reporter: Pujianto







