Pelebaran Jalan Muara Taput Rp 33 M, Kontraktor Diduga Abaikan Jaringan Utilitas

Proyek peningkatan dan pelebaran jalan (PHJD) di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. (Foto/Ist).

MEDAN I Proyek pembangunan peningkatan dan pelebaran jalan (PHJD) di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara terkesan asal main hajar tanpa koordinasi dengan pemilik jaringan utilitas atau provider, Kamis(8/7/2021).

Akhirnya masyarakat pengguna jaringan internet mengalami kendala karena akses terputus tanpa pemberitahuan. Pasalnya kabel optik milik PT Moratelindo, perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi menuai kerugian material akibat proyek pelebaran jalan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprov Sumatera Utara.

Padahal proyek pelebaran jalan (PHJD) itu menelan anggaran cukup besar yang ditampung APBD Pemprovsu tahun anggaran(TA) 2021 senilai Rp 33. 953. 036 000. Dan proyek tersebut terlaksana berkat partisipasi kesadaran masyarakat Sumatera Utara membayar pajak.