Berdasarkan itu, Kasi Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan Langkat, Supriadi SPdI berharap bangunan SD Negeri 056036 diperbaiki sehingga layak untuk kembali dilaksanakan aktivitas belajar mengajar.
Ia juga menerangkan kerusakan bangunan sekolah akibat terjadi musibah pergeseran tanah/tanah bergerak. Kini kondisinya sangat memperhatikan, bahkan para murid dan guru harus buang air kecil dibawah pohon sawit akibat kamar mandi yang juga rusak.
“Musibah itu terjadi pada Juli 2022,” ungkapnya.
Kerusakan bangunan sekolah yang tak kunjung diperbaiki, sambung Supriadi, membuat masyarakat marah, sehingga tahun ini murid yang mendaftar hanya berjumlah 5 orang.
“Kami mengusulkan dana sebesar Rp1,015 miliar untuk merehap dan membangun kembali ruang kelas SD Negeri 056036 Kecamatan Besitang,” pungkasnya.
Turut hadir mewakili Inspektorat Nanang Hadi Irban III, mewakili BPKAD Mhd Thamrin Nasution (Kasubid Administrasi Anggaran), mewakili Bappeda Siti Fatimah (JFT Fungsional Bappeda Bidang Fisik), mewakili Kabag Hukum Grece Margareta Ginting (Staf Bagian Hukum), dan Kasubid Perencanaan Bapenda Langkat Budianto SE.
Reporter : Susanto







