Medan  

Pengembang Perumahan RP Diduga Penyebab Banjir Ringroad Medan

Jalan Ngumban Surbakti depan Royal Park Residence digenangi banjir. (Foto/ Tonijer Hutagalung).

Kata Rea, bukan tanpa sebab, pasalnya lahan komplek RP sebelumnya merupakan bekas lahan sawah, kemudian ditimbun dijadikan komplek perumahan sehingga ruang resapan tidak ada lagi.

Sedihnya, lanjut Rea, meski persoalan yang dialami warga hampir menahun hingga harus mengungsi setiap kala hujan turun karena genangan air sampai surut bisa sampai pagi. Hancurlah semua perabot rumah tangga.

“Kemana lagi kami harus melapor, habis pikir sudah. Kami minta pihak pengembang harus bertanggung jawab. Jangan cuma enak bisnis saja,”beber Rea.

Kemudian, K Sembiring (72) Warga Lingkungan 1 Kelurahan Sempakata Medan Selayang mengaku pasrah penanggulangan banjir di Kota Medan karena sebatas laporan tanpa tindakan tegas.

“Kesannya pemberian Izin mendirikan Bangunan(IMB) hanya sekedar formalitas proses administrasi tanpa melihat fungsi dan dampak keselamatan masyarakat. Kita minta dinas terkait mengevaluasi SIMB,”ujar Sembiring.

Menurutnya, maraknya penimbunan lahan disekitaran Jalan Ngumban Surbakti merupakan salah satu penyebab banjir. Dan mirisnya keluhan masyarakat tidak perna digubris pemerintah untuk mencari solusi terhindar banjir.

Sementara pihak pemasaran Royal Park Residence, Robby saat ditemui dikantornya tidak berkenan memberi keterangan justeru mengarahkan orbitdigitaldaily.com, konfirmasi mandor bangunan.

Selanjutnya, Lurah Sempakata Enoh P Tavip SSos MSi ditemui di Kantor Lurah Sempakata Jalan Bunga Terompet tidak berada diruangan.

Reporter: Toni Hutagalung