ACEH SINGKIL-Komite Peralihan Aceh (KPA), Partai Aceh (PA) dan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Aceh Singkil menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Singkil.
Selain menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim, kegiatan serangkian doa bersama itu turut dilaksanakan pembagian masker kepada masyarakat kawasan Tran Nelayan Desa Suka Damai Singkil.
Kegiatan itu dilakukan sebagai langkah mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti protokoler kesehatan, mengantisipasi penyebaran Virus COVID-19, Sabtu, (15/8/2020).
Puluhan anak yatim di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil merupakan serangkaian memperingati MoU Helsingki RI-GAM Damai Aceh yang ke-15 tahun.
Peringatan 15 tahun damai Aceh itu dilaksanakan secara sederhana. Doa bersama langsung dipimpin Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Ustadz Aminullah yang turut dihadiri para Imam Masjid dan tokoh masyarakat setempat.
Ketua KPA Kabupaten Aceh Singkil Sarbaini Agam, Minggu (16/8/2020) menjelaskan, peringatan bersama anak yatim tersebut adalah semangat Damai Aceh yang ke 15 tahun, untuk mengambil keberkahan dan memuliakan anak-anak yatim di Aceh Singkil. “Aceh Damai Bangkit dan Maju,” ucapnya.
Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Damai Aceh ini, sudah menjadi kegiatan rutinitas tahunan KPA/PA/BRA, yang jatuh pada setiap tanggal 15 Agustus.
Tidak hanya di daerah-daerah di Aceh, kegiatan tersebut turut dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Aceh.
Dengan bersama mengambil keberkahan tersebut, diharapkan butir-butir perjanjian MoU Helsinki yang belum terealisasi bisa terselesaikan oleh pemerintah pusat RI. Terutama bendera lambang dan Hymne, pungkas Sarbaini.
Reporter : Saleh








