Pilkada Karo 2020, Ada Perintah dari Oknum Pengurus DPP PDI Perjuangan, Iwan Sembiring Depari Mundur dari Jalur Independen

oleh -12.321 views
Iwan Depari Sembiring

TANAH KARO – Mundurnya Iwan Sembiring Depari dan Wasit Indra Ginting dari bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Karo dari jalur perseorangan (Independen) dalam Pilkada serentak 2020, menjadi tanda tanya bagi sejumlah masyarakat Kabupaten Karo.

Padahal sebelumnya, Komisioner KPUD Karo Lotmin Ginting telah mengatakan, pasangan Iwan Sembiring Depari dan Wasit Indra Ginting telah memenuhi syarat untuk Balon bupati dan wakil bupati Karo dari jalur independen.

Lalu mengapa mereka memutuskan untuk mengundurkan diri, hanya beberapa jam sebelum hasil perhitungan dari KPUD Karo selesai dihitung.

Iwan Sembiring Depari yang dihubungi orbitdigitaldaily.com melalui aplikasi messenger miliknya, Selasa (3/3/2020) menyatakan, alasan dirinya mundur dari jalur perseorangan karena mendapat perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“Karena ada perintah dari DPP PDI Perjuangan,” tulisnya singkat dalam keterangan persnya kepada orbitdigitaldaily.com.

Namun, Iwan tidak dimerinci siapa oknum dari DPP PDI- Perjuangan yang telah menghubunginya itu.

Ketika ditanya apakah dengan adanya perintah dari DPP PDI Perjuangan tersebut, maka dapat dipastikan dirinya akan maju menjadi calon bupati Karo pada Pilkada 2020 melalui jalur partai politik yakni PDI Perjuangan?

“Iyaa,” jawabnya singkat.

Sementara, Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Karo Daud Ginting, dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, belum mendapat tembusan dari DPP PDI Perjuangan.

“Sampai hari ini kita belum mendapat tembusan dari DPP (DPP PDI Perjuangan). Jadi soal kebenaran apa yang disampaikan pak Iwan, gak bisa kami komentar, karena belum dapat berita,” ujarnya.

Menurut Daud, sebagai kader partai, dia (DPC PDI Perjuangan Karo) harus tegak lurus. Secara organisasi, dirinya mengakui belum mendapat perintah baik melalui surat maupun telepon dari DPP PDI Perjuangan.

Memang kata Daud lagi, secara aturan main, memang domainnya DPP yang menunjuk siapa bakal calon yang akan diusung. Pihaknya hanya meeting, menyaring dan mengusulkan. Yang memutuskan adalah DPP PDI Perjuangan.

Untuk calon yang telah diusulkan sebelumnya, karena diketahui DPC PDI Perjuangan Karo beberapa waktu lalu juga telah membuka pendaftaran secara terbuka, Daud menyebut sudah mengirimkan nama-nama calon ke DPP PDI Perjuangan.

“DPD baru saja melakukan survei yang dilakukan oleh lembaga independen. Karena salah satu barometer untuk menilai calon adalah di survei. Sekarang sebenarnya kita baru selesai melakukan survei. Kemudian nanti setelah survei, ada fit and propertes. Saat ini kita menunggu petunjuk dari DPP,” ungkapnya mengakhiri.

Reporter : David Kaka