Polres Labuhanbatu Amankan AG dan Sita 15 Kg Sabu

Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr Bernhard L Malau didampingi Bupati Labuhanbatu dan Labura serta Dandim Labuhanbatu saat melakukan konferensi pers terkait penemuan 15 kg sabu-sabu

LABUHANBATU | Kepolisian Resort Labuhanbatu berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 15 bungkus seberat 15 Kg dan menangkap seorang tersangka diduga kurir yakni AG (31) warga Desa Kelapa Sebatang, Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Polres Labuhanbatu berhasil menangkap pelaku AG yang membawa 15 bungkus plastik besar warna biru bertuliskan “number one” diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 14.860,3 gram, sebut Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau dalam konferensi pers dan pemusnahan narkotika sabu, Senin (18/3/2024) bertempat di Aula Mapolres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu dalam paparannya dihadapan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus, Pj Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, Kepala BNNK Labura, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Ketua PN Rantauprapat menyebut, Kamis 22 Februari 2024 lalu, diperoleh informasi masuknya narkoba di jalur pantai kecamatan Kualuh Leidong Labura. Yakni melalui jalur tikus di Jatuhan Golok Desa Simandulang kecamatan Kualuh Leidong, Labura.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi kemudian mengejar sepeda motor Honda CB 150 Verza nopol BK 2644 JAM membawa sebuah karung yang dikendarai tersangka AG menuju Kota Tanjung Balai, terang Kapolres.

Dalam pengejaran, tersangka yang mengetahui keberadaan polisi semakin memacu laju kendaraan sepedamotornya. Selanjutnya, tim berhasil menghentikan motor tersangka dengan menabrakkan mobil sehingga tersangka AG terjatuh. Namun tersangka langsung melarikan diri ke arah lokasi perkebunan sawit warga.

“Bersama warga dilakukan pencarian. namun lolos, tak berhasil ditemukan. Tim kemudian mengamankan barang bukti sepeda motor dan karung berisi narkotika sabu untuk diamankan di Mapolres,” ujar Kapolres Labuhanbatu.

Setelah dilakukan penyelidikan, Kepolisian berhasil mengendus keberadaan tersangka. Selanjutnya, Sabtu 9 Maret 2024
Pukul 05.30 WIB tersangka AG berhasil ditangkap di jalinsum Desa Seberida,
Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

“Hasil pemeriksaan tersangka mengakui narkotika sabu akan dikirim ke seorang penduduk Sungai Loba, Asahan dengan upah Rp15 juta,” kata Kapolres.

Tersangka, lanjut Kapolres dipersangkakan telah melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) dari UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun sampai dengan seumur hidup.

Reporter : Robert Simatupang