Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Beli Mobil Dinas Rp1,7M, Sikap Edimin Diapresiasi

Sementara itu Pengamat Kebijakan Publik dan Hukum Sumatera Utara, Zakaria Rambe mengatakan keputusan yang diambil Bupati Labusel dengan menggunakan mobil dinas yang kapasitas mesinnya dibawah 3.000cc menunjukkan keinginan menghemat anggaran Pemkab Labusel.

“Saya mendapat informasi bahwa beliau (Edimin) memilih mobil jenis Toyota Innova ketimbang mobil Toyota Land Cruiser yang harganya tentu bisa tiga kali lipat lebih murah,” kata Zakaria yang juga merupakan Pendiri/Dewas Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM).

Zakaria yang juga merupakan Wakil Ketua DPW PKB Sumut juga optimis, H Edimin akan mampu membawa Kabupaten Labusel dari berbagai ketertinggalan selama ini. Sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau, Labusel menjadi kabupaten yang strategis jika dikelola dengan baik.

“Saya rasa dengan dukungan birokrasi yang rapi, serta kebijakan politik yang strategis, H Edimin akan mampu membawa Labusel menjadi saah satu kabupaten yang diperhitungkan di Sumut,” kata Zakaria yang kini didapuk sebagai Wakil Ketua DPD I SPPP-SPSI Sumut dan Sekretaris ASPEKPIR (Asosiasi Petani Kelapa Sawit dan PIR) Sumut.

Sebelumnya diberitakan Bupati Labusel H Edimin membatalkan pembelian mobil baru seharga Rp 1,7 miliar. Anggaran pembelian mobil yang terlalu besar tersebut kini dialihkan ke sektor lain.cr-03