Sebagaimana diketahui bahwa setiap pembangunan yang menggunakan uang negara seharusnya semua material yang digunakan harus bermutu dan berkualitas tinggi agar kualitas bangunan bertahan lama serta tidak mudah rusak.
Bangunan rehabilitasi gedung kelas dan laboratorium merupakan sarana penting untuk mendukung sarana prasarana dunia pendidikan di SMPN 2 Pegajahan, namun dugaan buruknya kualitas bangunan disebabkan oleh pihak rekanan/kontraktor pelaksana kegiatan yang diduga menggunakan bahan bermutu rendah, jika tidak teliti memang tidak diketahui. Karena rangka baja yang harus dipakai berstandar SNI hanya satu yaitu merk Taso
Produk bahan baku baja ringan berstandar SNI harus diperketat dan dikawal betul oleh pemerintah apalagi hal ini jika dibiarkan saja maka akan berdampak pada keselamatan siswa dan guru nantinya , pengguna baja ringan dimana saat ini telah berlaku SNI untuk baja ringan 4096:2007 ( SNI bahan baku ) dan 8399:2017 ( SNI profil baja ringan ).
Hasil pemantauan wartawan, Rabu 14 Juli 2022 di lokasi, terdapat lima (5) plang proyek yang terpampang di sekolah tersebut yakni, CV Mawar Melati pengerjaan ruang perpustakaan senilai Rp 287.920.000 dan ruang TU Rp 285.400.000.







