Dalam hal itu Akmal juga memimta petugas beri penjelasan yang detil kepada masyarakat dan sangat penting supaya masyarakat tidak gamang, ada kepastian tentu dengan cara yang sukarela.
Sambungnya terkait dengan sosialisasi ini yang mungkin belum sampe ke kalangan masyarakat maka di sinilah diminta peran para abu -abu dan para ulama .
“Tentang adanya kabar sakit atau lumpuh ini perlu dibicarakan secara terbuka, jika memang tidak siap itu sebetulnya memang gak boleh disuntik, jika ada penyakit bawaan katakan kepada petugas dengan jujur supaya petugas vaksin bisa memutuskan apakah ini bisa divaksin atau tidak,” tuturnya
Selanjutnya vaksin yang dilakukan di desa nanti dokternya harus teliti, orang-orang yang punya penyakit bawaan, atau darah tinggi, asam lambung, sesak nafas itu kan gak bole di suntik, periksa dulu dengan benar apakah orang tersebut bisa divaksin atau tidak. Nanti dibantu oleh para ulama dan tokoh-tokoh masyarakat, untuk mensosialisasikan ke desa-desa yang Ingan di lakukan kegiatan vaksin
“Vaksin ini tidak dipaksa namun kepada nakes kami minta agar lebih rinci dan teliti dalam memeriksa orang yang hendak di vaksin, jangan asal suntik, gunakanlah bahasa yang mudah dimengerti oleh orang-orang di kalangan bawah, jadi dengan adanya seperti itu masyarakat tidak takut atau gelisah untuk divaksin, karena tidak semua orang itu boleh divaksin,” ujarnya.
Reporter: Nazli







