Stunting Menjadi Topik Utama Pemkab Labuhanbatu Untuk Diselesaikan

oleh -53 views

LABUHANBATU | Penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting.

Dalam pelaksanaannya, upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.

Demikian disampaikan Kepala Bappeda Labuhanbatu Hobbol Z Rangkuti dalam rembuk stunting yang dipimpin Asisten III Pemkab Labuhanbatu bersama kepala dan perwakilan OPD, di Ruang Rapat Bappeda yang dilakukan serentak secara virtual dengan kecamatan, Puskesmas, RSUD, OPD terkait, Jumat (23/10/2020).

“Ada 8 tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting diantaranya, melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir,” ujar Hobol.

Kegiatan rembuk stunting dilanjutkan dengan presentasi yang disampaikan oleh narasumber dari Bappeda dan presentasi 5 panel dinas, yaitu Dinas Kesehatan, Dispemdes, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H Kamal Ilham didampingi Kabid Kesmas Friska Simanjuntak menyebutkan, masalah stunting atau kerdil harus menjadi topik utama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang harus segera diselesaikan, karena dari sini pangkal meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu.

Reporter : Robert Simatupang