NIAS | Menjadi seorang penghulu di daerah terpencil jauh dari keramai kota menjadi pengalaman tersendiri bagi Ian Maisa Sembiring (41) pegawai Kementerian Agama dengan jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) /merangkap penghulu di Pulau – pulau Batu (Tello).
Ian Maisa Sembiring bertugas sebagai PNS tahun 2016, setelah selesai menempuh pendidikan S1 di IAIN Medan dan tahun 2007 ditugaskan Kemenag di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
“Alhamdulillah dari satu orang yang dibutuhkan saat itu saya yang diterima,” ujarnya bangga sesuai yang direlis Humas Kemenag Sumut.
Oleh Kepala Kemenag Kabupaten Nisel dia ditugaskan di Kecamatan Pulau – pulau Batu dan ditawari jabatan Kepala KUA. Awalnya Ian menolak karena tugas sebagai KUA dan penghulu dirasakannya berat, Namun akhirnya tugas itu diterimanya.
Menurutnya, KUA Pulau-pulau Batu memiliki Tipelogi D2 yakni KUA kecamatan berada di pulau terluar. Sedangkan akses satu satunya sebagai alat tranportasi kapal bot dan perahu.
Daerah yang paling jauh terdapat di Kecamatan Hibala dan Kecamatan Simuk dengan jarak tempuh 5 sampai 6 jam perjalanan dengan menggunakan kapal.
“Ini tantangan tersendiri bagi saya dalam menjalankan tugas sebagai penghulu.” ujarnya.
Pria yang hobby berolahraga sepak bola dan futsal ini menuturkan walaupun bertugas di daerah terpencil namun tetap bersemangat dan ikhlas dalam menjalankan tugas demi pengabdian pada negara dan pelayanan bagi masyarakat.
Terakhir Ian Maisa Sembiring berharap Kemenag kiranya dapat menambah penghulu di KUA Kecamatan Pulau-pulau Batu. (OM-32)







