Di tahun II, peneliti melakukan uji kemampuan bioaktivitas ACE inhibitor masing-masing minyak atsiri dan pada tahun III akan diuji kombinasi terbaik kemampuan bioaktivitas ACE inhibitor untuk mencegah infeksi Covid-19.
Dr Diky Setia Diningrat menjelaskan bahwa implementasi dan perkembangan hasil penelitian ini merupakan hasil analisis metabolomik senyawa bioaktif Atsiri Hanjeli dan Jamblang menunjukkan kandidat sebagai antiviral dan berperan sebagai ACE inhibitor dengan pengujian molecular docking.
Pada tahun ini pengujian molecular docking dilanjutkan dengan pengujian bioaktivitas dari senyawa bioaktif sebagai ACE Inhibitor. Data pada tahun kedua ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat untuk implementasi tahun ketiga berupa kombinasi terbaik minyak atsiri hanjeli dan jamblang yang memiliki kemampuan bioaktivitas sebagai ACE inhibitor pencegah Covid-19.







