Terkelin dan Cory : Hanya Dua Makam Pahlawan di Indonesia, Satu Ada di Kabanjahe

Karena usia sudah lanjut, salah seorang veteran pejuang RI harus dipapah rekan seperjuangannya untuk menerima potongan kue ulang tahun LVRI ke 64 dari Terkelin Brahmana disaksikan Cory S Sebayang

“Jadi beberapa tahun dulu pemuda-pemuda Karo banyak yang gugur dalam pertempuran merebut kemerdekaan dan dimakamkan di Makam Pahlawan Kabanjahe. Dan untuk mengenang jasa para pejuang kita dulu, kita memperingatinya setiap HUT LVRI, ” kata Terkelin sembari menyerahkan kado bingkisan penghargaan kepada perwakilan LVRI.

Sementara Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menambahkan tanpa ada perjuangan LVRI di Tanah Karo, kita tidak bisa mengalami kemerdekaan seperti sekarang ini.

“Saya bangga, saya hargai, saya salut untuk kehadiran LVRI, di Tanah Karo, perjuangan saudara tetap kami ingat dan menjadi proyeksi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Perwakilan LVRI Kab. Karo, Randan Ginting, Raja Meriah Sitepu, Muhtar Sembiring mengisahkan sedikit tentang sekilas perjuangan mereka dalam merebut Kemerdekaan, khususnya di Tanah karo.

“Sejarah mencatat, LVRI Kab karo dalam memperjuangkan kemerdekaan telah membayar dengan harga yang sangat mahal. Kemerdekaan tidak diperjuangkan dalam cahaya yang terang benderang, tapi di tengah deru mesin, letusan senapan dan dentuman meriam yang telah menggugurkan banyak kesatria dan telah menyebabkan anak kehilangan ayah dan ibunya,” kenangnya.

“Bila kita kembali mengingat dan merenungkan jasa para pahlawan kemerdekaan, suasana HUT LVRI ke 64, sangat mengharukan hati, sebab banyak seperjuangan kami telah gugur duluan, dalam menghadapi penjajah baik masa penjajahan Belanda dan Jepang (heiho),” tandasnya.

Reporter: Daniel Manik