Tiga Dekade Bakso Mas Jowo, Rasa tak Pernah Pudar

Suasana warung Bakso Mas Jowo milik Tibah Wahyudi di Jalan HM Joni No. 55, Medan

MEDAN | Di tengah banyaknya usaha kuliner yang bermunculan, salah satu usaha yang tetap bertahan dengan cita rasa khasnya adalah Bakso Mas Jowo, milik Tibah Wahyudi. Berlokasi di Jl. HM Joni No.55, usaha ini sudah berdiri sejak 1996 dan menjadi favorit warga sekitar.

Alasan Tibah membuka usaha bakso ini cukup sederhana, karena bakso ialah makanan yang digemari oleh semua kalangan.

“Karena bakso makanan yang disukai dari semua umur,” katanya saat ditemui di kedainya, Rabu (22/10/25).

Meski sudah lama berdiri, perjalanan usaha Bakso Mas Jowo ini tidak selalu mudah. Tibah mengaku tantangan terbesar datang dari kenaikan harga bahan baku yang tidak sebanding dengan harga jual.

“Bahan baku naik harga jual tetap, klau mau dinaikkan berfikir kalau pelanggan lari,” ungkapnya.

Kini, usaha bakso Mas Jowo sudah sangat berkembang dan memperkerjakan 10 karyawan. Tak hanya menjaga cita rasa, Tibah juga terus berinovasi agar pelanggan tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja.

“Membikin model bakso baru, seperti bakso bola tenis, bakso kriwul, bakso gepeng, bakso urat, mei ayam pelangi, biar konsumen semakin penasaran dengan cita rasa baru yang disajikan,” katanya.

Dengan semangat dan konsistennya selama puluhan tahun, Tibah Wahyudi menjadi contoh pelaku UMKM yang mampu bertahan melalui perubahan zaman tanpa kehilangan cita rasa dan loyalitas pelanggan.

April Yani