Tommy Kurniawan: Garda Bangsa Kota Medan Harus Jadi Tolak Ukur di Sumut

Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, secara organisatoris Garda Bangsa telah melakukan perubahan, dari awalnya berfungsi sebagai Kesatgasan PKB, menjadi organisasi pembentukan karakter dan kreatifitas kader muda PKB.

“Sudah terjadi perubahan yang drastis di tubuh Garda Bangsa, jika sebelumnya berfungsi sebagai kesatgasan PKB, kini telah menjadi pemikir dan wadah pembentukan karakter dan kreatifitas anak muda. Sedang untuk kesatgasan PKB, nanti akan berdiri sendiri,” kata Tomkur.

Dengan demikian, sebutnya, Garda Bangsa harus membekali kader-kadernya bisa berpikir kreatif dan inovatif. Bisa meningkatkan potensi yang dimiliki anggotanya, bagi yang tertarik di dunia perpolitikan ada wadahnya PKB, dan yang tidak tertarik pada politik, akan diarahkan untuk berkreasi dan berinovasi di bidang lain.

“Perpolitikan itu sebenarnya adalah sesuatu yang mulia, karena dengan kebijakan politik yang baik, bisa memakmurkan dan mensejahterakan rakyat, pembangunan juga berjalan,” ujar Bro Tomkur.

Kerena itu, ia meminta seluruh kader Garda bangsa dapat meluruskan mispersepsi ini di masyarakat, utamanya di kalangan kaum muda agar tidak anti terhadap politik.

Bro Tomkur menyampaikan, Garda Bangsa secara nasional bertekad untuk bisa merekrut 1 juta kader militan di seluruh Indonesia untuk bergabung di Garda Bangsa.